Teknik > Teknik Mobil > Profile Mobil >

Test Drive Chevrolet Trailblazer, Rasakan Kenyamanan SUV 7-Seater

  • Test Drive Chevrolet Trailblazer, Rasakan Kenyamanan SUV 7-Seater

    Chevrolet Trailblazer

  • Test Drive Chevrolet Trailblazer, Rasakan Kenyamanan SUV 7-Seater

    Chevrolet Trailblazer

  • Test Drive Chevrolet Trailblazer, Rasakan Kenyamanan SUV 7-Seater

    Chevrolet Trailblazer

  • Test Drive Chevrolet Trailblazer, Rasakan Kenyamanan SUV 7-Seater

    Chevrolet Trailblazer

  • Test Drive Chevrolet Trailblazer, Rasakan Kenyamanan SUV 7-Seater

    Chevrolet Trailblazer

  • Test Drive Chevrolet Trailblazer, Rasakan Kenyamanan SUV 7-Seater

    Chevrolet Trailblazer

  • Test Drive Chevrolet Trailblazer, Rasakan Kenyamanan SUV 7-Seater

    Chevrolet Trailblazer

  • Test Drive Chevrolet Trailblazer, Rasakan Kenyamanan SUV 7-Seater

Jakarta, OX. PT General Motors (GM) Indonesia dengan percaya diri memperkenalkan Chevrolet Trailblazer diawal tahun 2017 lalu. SUV asal Amerika ini menjadi penantang Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner sebagai SUV 7-seater.

Tim OX yang mendapatkan kesempatan menjajal langsung ketangguhan Trailblazer cukup puas dengan performa yang dimilikinya. Dengan penampilan yang gagah, Trailblazer facelift ini diyakini bisa menjadi pilihan baru bagi penggemar SUV di Indonesia.

Pandangan pertama, tim OX sangat terkesan dengan dimensinya yang bongsor dan ground clearance yang tinggi. Termasuk bagian kap mesin yang juga tinggi.

Begitu masuk ke bagian kabin, pengemudi dan penumpangnya akan merasa lapang karena kabin Trailblazer sangat luas tanpa khawatir kepala terbentur dan ruang gerak yang cukup leluasa. Ditambah dengan kenyamanan jok yang besar.

Duduk diatas jok dan memegang kemudi terasa nyaman saat menggenggamnya. Begitu melihat sekitar dashboard dan memperhatikannya dengan seksama, memang terlihat standar namun cukup maskulin dan mengesankan desain yang macho dan elegan. Lengkap dan panel instrumen yang mudah dibaca dan pengaturan pengoperasiannya pun mudah dipahami.

Saat menyalakan mesin, suaranya terdengar halus dengan suara khas mesin diesel. Getaran yang dihasilkan dari mesin dieselnya pun tak mengganggu kenyamanan penumpang didalam kabin.

Oh iya, Trailblazer juga sudah dilengkapi fitur Remote Start dan Remote AC yang memanjakan penggunanya. Jadi, mobil dengan praktis dapat dinyalakan dari luar dengan menggunakan Remote Start yang digenggam pemiliknya.

Trailblazer facelift ini dibekali mesin 2.500cc Duramax Diesel, turbo dan intercooler. Dengan sistem tranmisi otomatis 6 percepatan, powernya mampu menyemburkan 180 hp dan torsi puncak 440 Nm.

Kami langsung membawanya ke jalan raya untuk merasakan kenyamanan SUV yang dibanderol Rp 455 juta ini ditengah hiruk pikuk perkotaan. Untuk melahap jalanan mulus, mobil ini memang sangat mudah dikendalikan meski harus sedikit adaptasi dengan bodinya yang besar saat meliuk-liuk dengan kendaraan lain.

Penasaran dengan performanya, Trailblazer sempat diajak kabur meninggalkan Jakarta menuju Pangalengan, Jawa Barat. Mulai dari tol Cipularang, akselarasi kecepatan 0-100 km sangat mudah bagi Trailblazer.

Pada trek lurus yang panjang, sebenarnya Trailblazer mampu berlari hingga lebih dari 150km/jam. Namun dengan kondisi jalan tol yang cukup ramai, kecepatan mencapai 120km/jam saja cukup anteng tanpa kendala limbung akibat kontur jalanan yang bergelombang.

Asyiknya lagi, Trailblazer termasuk mobil dengan fitur yang berlimpah untuk kategori SUV saat ini. Berbagai fitur andalan sebagian belum ditemukan di kompetitor lain. Beberapa fitur yang ditawarkan mulai dari hill start assist, electronic stability control, lane depature warning, forward collision, rear cross traffic alert, side blind zone monitoring, hill descent control hingga sensor parking. Sangat lengkap!

Nah, setibanya di Pangalengan mobil ini diajak melahap kontur jalanan khas pegunungan yang beragam. Mulai dari jalan bergelombang, jalan rusak, berlubang hingga bebatuan. Fitur Hill Start Assist juga sangat membantu yang menahan mobil tetap diam 3 detik setelah pedal rem dilepas saat berhenti di tanjakan.

Trailblazer yang kami gunakan merupakan varian tertinggi yakni LTZ. Kelebihannya, LTZ mempunyai lingkar roda 18 inch. Berbeda dengan LT yang hanya berukuran 17 inch. Ini juga menambah rasa percaya diri saat membawa Trailblazer menjelajahi Gunung Malabar, Pangalengan, Jawa Barat.

Kondisi jalanan yang disajikan cukup menguji bagian suspensi. Redaman suspensi depan-belakang dirasa wajar tak mengganggu kestabilan mengemudi. Jika mobil menampung 7 orang pun dirasa kenyamanan suspensi Trailblazer tetap nyaman dan empuk. Apalagi mobil ini sudah memiliki electric power steering yang membuat kontrol kemudi tetap enteng.

Meski sebagai pemain baru di segmen SUV 7-seater, GM Indonesia yakin Trailblazer mampu bersaing dengan kompetitor brand Jepang yang lebih dulu familiar. Segudang fitur yang dimiliki Trailblazer sudah pantas diterima dengan baik oleh pasar Indonesia.

 

Lihat galeri foto Chevrolet Trailblazer.

 

Leave Comment

(Required)