Audio >

AUDIO: HONDA JAZZ i-DSI 2005

Audio Honda Jazz Lebih Mantap dengan Dua Jurus

  • Audio Honda Jazz Lebih Mantap dengan Dua Jurus
  • Audio Honda Jazz Lebih Mantap dengan Dua Jurus
  • Audio Honda Jazz Lebih Mantap dengan Dua Jurus
  • Audio Honda Jazz Lebih Mantap dengan Dua Jurus
  • Audio Honda Jazz Lebih Mantap dengan Dua Jurus

Jakarta, OX. Pemilik Honda Jazz i-DSI lansiran 2005 ini, sebut saja Alex, sudah menggeluti hobi audio sejak lama. Nggak heran sejumlah peranti berkelas yang menjadi koleksinya sengaja disimpan untuk peningkatan suara kualitas wahid di mobil pilihannya ini.

“Kita maksimalkan yang ada,” jelas Eko dari gerai Markas Audio yang dipercaya Alex sebagai instalatur. Permintaannya, semua area kabin ditingkatkan keluaran suaranya. Kombinasi dua jurus pun diterapkan. Apa saja?  

1. PAKAI METODE LAMA

Wilayah kabin depan mengandalkan pasangan speaker dan tweeter Seas Orchestra sebagai midbass. Penempatannya di trim pintu depan dan dudukan baru di pilar A. Tipe dan merek yang sama juga diaplikasikan di kabin paling belakang, dudukan barunya menyatu dengan boks di bagasi. Sementara area tengah ditunjuk speaker Morel Tempo jenis coaxial yang menghuni trim pintu.

Sebagai komandonya, ditempatkan head unit Pioneer AVH 7550 DVD yang langsung dihubungkan dengan dua unit active x-over Nakamichi EC302 dan audio controller EQL. Kombinasi seperti ini merupakan metode lama yang perannya sama dengan penggunaan unit processor terkini. Menurut Eko, EQL sendiri punya tugas menyeimbangkan frekuensi dan mengendalikan pantulan keluaran suara.

Sedangkan active x-over diandalkan untuk memisahkan frekuensi supaya keluaran suara lewat tweeter dan midbass merata. Pengaruhnya secara langsung pada akustik kabin. Kedua unitnya punya porsi terpisah sesuai tugasnya, salah satunya bertanggung jawab untuk area belakang.

2. KOLEKSI PERANTI LEGENDARIS

Untuk mendorong keluaran kualitas suara lewat peranti speaker tadi, ada empat unit power amplifier yang diandalkan. Pertama, label Hertz EP100X punya tugas mendukung midbass depan dan belakang. Lalu merek DLS Xprogram A4 untuk back-up tweeter depan dan belakang. Keduanya ditempatkan tersembunyi di balik boks.

Sisanya mengandalkan peranti legendaris yang merupakan koleksi Alex sejak lama. Yakni, duet power amplifier US.Amp seri 100 HC dan VLX 200 tipe bridge mono 2 channel yang ditugaskan khusus untuk suplai daya ke sepasang Subwoofer DLS Xprogram WB12. Penempatannya tertata apik dalam kemasan boks lapis bahan kulit berpadu akrilik di bagasi.

”US.Amp ini punya daya 2.200 watt murni, jadi high current-nya lebih maksimal, keunggulannya daya lebih besar dan suplainya terjaga,” sambung Eko yang punya lokasi gerai satu atap dengan bengkel BM Service di JL. Garuda, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kini lantunan hampir semua jenis lagu RnB dinikmati lebih berkualitas oleh Om Alex yang konsisten di aliran SQL. Mantap!

Leave Comment

(Required)