Teknik >

Bearing Kruk-As SKF, Nggak Usah Aneh-aneh!

  • Bearing Kruk-As SKF, Nggak Usah Aneh-aneh!

    Bearing Kruk As SKF khusus Vespa

  • Bearing Kruk-As SKF, Nggak Usah Aneh-aneh!

    Bearing Kruk As SKF khusus Vespa

Jakarta, OX. Kerusakan  laher kruk as menjadi kasus yang paling kerap dialami biker Vespa. Selain dipicu oleh faktor usia laher yang sudah uzur, modifikasi  tidak sewajarnya dan kualitas laher yang buruk turut menjadi pemicunya. 
 
“Saat itu saya memang melakukan  miss engine (salah menyeting mesin). Sayang ganti bearing  kruk as Jepang-an dengan ukuran yang lebih kecil dari ukuran standar,” papar  Prihastowo Dirgantro, pemilik bengkel Vespa di Pondok Kacang, Tangerang. Pria penyayang Vespa itu mengalami 2 kali jebol laher kruk as selama menempuh perjalanan turing dari Jakarta menuju Lombok.  “Yang pertama, terjadi di sekitar kota Probolinggo saat berangkat. Sedangkan yang kedua kali terjadi di Yogyakarta saat pulang menuju Jakarta,” paparnya.

Menurut pengalamannya, mengganti laher kruk as menjadi lebih kecil daripada ukuran standar memang bisa membuat laju kendaraan lebih kencang “ Cara seperti ini banyak dilakukan untuk motor balap. Tapi tidak disarankan untuk motor yang dipakai harian, terutama untuk motor yang akan dikendarai jarak jauh atau turing,” kata ketua KRS yang juga akrab dipanggil Iyo itu,  menyarankan.

Laher berukuran lebih kecil memang dapat menghasilkan torsi yang lebih besar. Namun konsekwensinya, torsi yang lebih besar akan menghasilkan panas yang lebih banyak pula. Sehingga laher berukuran kecil lebih rawan mengalami kerusakan jika digunakan untuk jarak jauh dan dalam waktu yang lama. 

Pendapat lain dikatakan oleh Angsi Darwin dari bengkel modifikasi Tekupla Custom, menurutnya  sepeda motor yang dikendarai untuk keperluan harian sebaiknya sesuai dengan standar pabrik. Modifikasi mesin, mengubah bearing kruk as hanya disarankan untuk keperluan khusus, misalnya balap.

“Pabrik merancang sepeda motor tentunya telah melalui riset dan merupakan hasil yang terbaik. Jadi sebaiknya standar saja”, papar pria dengan nama panggilan akrab Sen Sen itu. Lebih jauh lagi ia menyarankan, motor untuk balap memang kenceng. Tapi dari sisi keawetan spare partnya kurang. Biasanya untuk keperluan balap hanya sekali pakai. 

Pabrik sudah memperhitungkan plus minus desain mesin motor yang bersangkutan. Faktor keamanan, kenyamana, keawetannya dan performanya sudah diperhitungkan secara cermat. “Kruk as itu kan bagian yang selalu berputar. Di sana selalu terjadi gesekan. Sehingga menghasilkan panas. Kalor tersebut mengakibatkan bearing memuai. Ukuran bearing yang tidak sesuai akan menerima kalor berlebihan, sehingga bola-bola bearinga akan memuai dan rawan mengalami kerusakan (pecah)”, Kata Sen Sen. 

Bearing kruk as yang oblak dapat mengakibatkan keausan di bagian sil. Konidis seperti ini mengakibatkan kebocoran kompresi primer. “Cara nge-tesnya bisa dilakukan bersamaan saat ganti oli. Olinya dikuras, lalu diisi sedikit lebih banyak.  Nah, saat mesin Vespa dinyalaain jika ngebul banget (banyak sekali mengeluarkan asap) itu berarti sil bearing kruk as bocor,” kata Bowi, mekanik di bengkel Kreo Rock Scooter.

Oli mesin yang berkurang membuat mesin bersuara keras saat gigi dimasukkan. Kompresi yang berkurang akibat kebocoran juga bisa memicu mesin susah dihidupkan. Kerusakan sil bearing kruk as di sebelah kanan akan mengakibatkan oli yang berada di ruang kopling terhisap masuk menuju ke ruang karter pada saat terjadi langkah hisap. Akibatnya volume oli mesin akan berkurang sementara itu, knalpot mengeluarkan asap sangat pekat. Pada saat terjadi kompresi primer akan menyebabkan keluarnya oksigen, sehingga mengurangi suplai oksigen dalam ruang bakar. Khirnya tenaga mesin vespa berkurang. 

Lantas bagaimana jika kerusakan terjadi pada sil bearing kruk as sebelah kiri? Pada saat langkah hisap berlangsung, udara di ruang magnet terhisap masuk ke dalam ruang karter. Akibatnya, sistem ruang bakar akan terganggu. Vespa menjadi susah dihidupkan. 

SKF adalah salah satu merek laher yang banyak diminati oleh pemilik Vespa. Lantaran spare part ini telah terbukti kualitasnya. SKF cocok untuk ketegori mesin tangguh dengan rpm lebih dari 18.000. Pecinta Vespa kerap mengajak kendaraannya berkelana jarak jauh dan dalam jangka waktu yang lama. Mereka rela berbulan-bulan mengarungi perjalanan bersama Vespa tercinta. Dukungan spare part berkualitas memberikan keamanan, kenyamanan dan performa mesin selama di perjalanan.

Pemilihan bearing berkualitas, cara pemasangan yang benar dan cara pengoperasian kendaraan yang benar juga turut menentukan usia pakai laher. Tiap jenis bearing juga punya keawetan dan kekuatan berbeda. Bearing bambu lebih tahan lama dan lebih kuat daripada bearing pelor. “Pindah gigi perseneling harus dilakukan secara benra, selain itu cara menambah kecepatan dan mengurangi kecepatan pun harus dilakukan secara langsam. Sebaiknya tidak dilakukan secara tiba-tiba atau mendadak,” kata Sen Sen. 
 

Leave Comment

(Required)