Teknik > Teknik Motor > Tips >

Ini Cara Memilih Aki yang Benar

  • Ini Cara Memilih Aki yang Benar

    Penggantian aki harus memiliki jenis dan tipe aki yang sama dengan standar

Jakarta, OX.  Aki soak harus diganti. Tapi yang harus diperhatikan yaitu ritual penggantian aki tidak boleh dilakukan sembarangan. Selain wajib dipilih tepat, berbagai hal membuat aki harus menjalani treatmen terlebih dulu. Berikut tata cara membeli dan mengganti aki.
 
Pastikan aki motor yang dibeli memiliki tipe dan jenis aki yang sesuai dengan motor milik Anda. Untuk memastikan kesesuaian aki dengan kebutuhan daya kendaraan, Anda bisa menanyakan kepada mekanik, atau melalui spesifikasi aki yang tertera dalam brosur.
 
Salah satu contohnya aki Global. Merek ini menyediakan brosur spesifikasi berbagai tipe aki beserta peruntukannya. Misalnya: aki GTZ – 5S – GEL (YTZ5S) yang memiliki spesifikasi tegangan 12V, kapasitas4Ah, dimensi: panjang:114mm, lebar:70mm, dan tinggi:85mm. Aki tipe ini diperuntukkan bagi sepeda motor Honda:Kharisma, Kirana, Supra X125, New Supra X-F1, New Supra X PGM-F1, Blade 110, New Blade 125, F1, Vario 110, vario CBS, CS1, Beat (Old), X250R, Spacy, Scoopy 2009, Revo 110, Megapro, Verza 150, D1050, NB50/M, PK50, ST60/SIN, SB50, SE50, SG50M, ST50, CT70, ST70, SA75M, C100-MA, CRM125R. 
 
Aki tersebut juga cocok untuk Yamaha: Vixion, Mio Soul, New Jupiter Z. Jupiter MX-135, Lexam 125, Xeon RC, Mio Soul GT 125cc, Aerox 125 LC, XEON, X-RIDE, Byson, New Scorpio Z. Kategori sepede motor lain yaitu dari Suzuki: Shogun, Satria, Smash, Titan 115, Bravo, Crystal, Tornado GS/GX, RC 100, Satria 125, Satria 120R, Smash Titan 115, RGR-150. Sedangkan untuk Kawasaki, aki ini cocok untuk Kaze, Blitz, Blitz Joy, Zone 125, Athlete, Edge. 

Setelah menemukan tipe aki yang sesuai dengan sepeda motor, jangan lupa selalu mencermati kode tanggal produksi aki motor tersebut. Untuk menghindari kerusakan prematur, maka disarankan agar selalu melakukan pemeriksaan umur aki ketika membeli. Tiap merek aki punya cara penulisan yang berbeda-beda. Dalam tulisan ini digunakan aki Global Battery sebagai contoh.

Anda bisa mengetahui tanggal pembuatan di bagian bawah (dasar) aki. Penanggalan ditulis dalam bentuk lingkaran dengan anak panah di tengah sebagai penunjuk tahun dan bulan pembuatan. Dalam contoh foto tersebut diketahui bahwa aki dibuat pada bulan 05, tahun 2015. Nah, apa bila Anda, membeli aki yang kode chargernya lebih dari 4 bulan dari tanggal pembelian, disarankan agar aki tersebut dicharge terlebih dulu sebelum dipasang. 
 
Untuk memastikan hal tersebut, lakukan pengukuran viltase sebelum dipasang. Aki harus bertegangan minimal 12,6V dan maksimal 12,8. Aki yang sudah lama disimpan biasanya bertegangan lebih kecil dibandingkan dengan tegangan minimal yang disyaratkan (12,6 V). Jika hal itu terjadi, maka sebaiknya aki disetrum dulu. 

Pilih aki yang memiliki kapasitas atau kuat arus (ampere) yang sesuai dengan kendaraan. 
 

Leave Comment

(Required)