Teknik >

Dua Masalah Ini Bisa Bikin Mesin Mobil Jebol Tiba-tiba

  • Dua Masalah Ini Bisa Bikin Mesin Mobil Jebol Tiba-tiba

Jakarta, OX. Usia kendaraan tentu berpengaruh pada kualitas komponen mobil, terutama di sektor mesin. Di samping itu, kelalaian pemilik mobil juga bisa mengakibatkan kerusakan fatal pada mesin. Karena itu, pemeriksaan dan perawatan perlu dijalankan secara rutin untuk menjaga kesehatan mesin mobil.

Satu di antara komponen mesin yang punya peran sentral, yakni timing belt. Fungsi komponen tersebut, yakni penyelaras putaran kruk as dan katup sehingga keduanya tidak berbenturan.

Jika timing belt putus, dapat mengakibatkan tonjokan piston pada katup (klep) yang sedang terbuka. Lebih parah lagi, jika timing belt putus saat mesin sedang dalam putaran tinggi, risikonya blok mesin bisa pecah akibat benturan bertubi-tubi dari piston.

Tapi, masalah tersebut bisa diantisipasi jika pemilik mobil rutin melakukan pengecekan. Ketika melihat kondisi timing belt sudah tidak layak, segera lakukan penggantian. Dilansir dari DokterMobil.net, usia pakai timing belt berkisar antara 25-30 ribu kilometer. Jika mobil sering melewati jalanan macet, lebih baik lakukan penggantian lebih cepat.

Faktor lain yang sering menjadi penyebab kerusakan mesin, yakni kontaminasi air di dalam ruang bakar. Terisapnya air ke dalam ruang bakar atau disebut water hammer dapat menggangu proses kompresi bahan bakar. Bahkan, air yang menutupi katup bisa mengakibatkan piston rusak karena kegagalan kompresi.

Untuk menghindari kerusakan mesin karena water hammer, ketahui tinggi saluran masuk udara, seperti lubang knalpot sebelum melewati genangan air. Jika mesin mati di tengah genangan air, jangan mencoba menyalakan mesin. Langkah yang harus dilakukan, yakni membuka busi kemudian start mesin untuk mengeluarkan air yang sudah masuk.

Itu dia dua faktor yang bisa berakibat fatal buat mesin jika tidak segera diantisipasi. Supaya usia pakai mesin lebih awet, jangan pernah malas untuk melakukan pemeriksaan sebelum menggunakan mobil.

Leave Comment

(Required)