Teknik > Teknik Mobil > Tips >

Perbedaan Air Aki Zuur dan Air Destilasi

Air Aki Zuur Vs Air Aki Destilasi

  • Air Aki Zuur Vs Air Aki Destilasi

    Air Aki Zuur Vs Destilasi

Jakarta, OX - Bagi otomania, pasti udah tau lah ya, di mobil atau motor itu ada akinya. Entah itu tipe kering atau basah. Tapi kalo aki basah itu masih pakai cairan elektrolit dan harus rajin ditambahin kalau sudah mulai berkurang, mungkin gak semua pemilik kendaraan peduli. Wong peranti ini jarang ditengok, kok. Selagi mobil atau motor masih bisa distarter, ya nyantai aja, sob. Iya kan? Nah, baru panik begitu harus nambahin isi air aki. Pakai yang mana ya? Karena di pasaran ada 2 tipe air aki. Nah, lo!

Hayo ngaku aja, selama punya kendaraan, berapa kali ngecek kondisi aki, sob? Yakin, pasti jarang, dah. “Jujur sih, gue jarang ngecek. Lagian selama ini mobil gue oke-oke aja, dari pertama beli sampe sekarang waktu distarter tokcer, komponen lain yang berhubungan sama arus listrik gak ada yang bermasalah,” bilang Sulistyo, pemilik Daihatsu Sigra keluaran 2017. Ya iyala sob, wong mobil baru, kok. Makanya waktu ditanya pakai air aki apa, saat mulai berkurang, pria disapa Tyo ini menggeleng. “Ya air aki lah, sob. Eh tapi gak tau dah harus beli yang mana, hehehe..!” katanya sambil tertawa geli. Jyahh.. dia geli sendiri..

Okelah sob. Tanpa bermaksud menggurui. Kita sharing aja infonya. Di pasaran memang ada 2 air aki yang dijajakan bengkel-bengkel atau toko spare-part mobil. Ditandai dengan warna pada tutup botolnya. Ada yang warna biru bertuliskan air accu (distilled water) dan satunya lagi, tutupnya kelir merah bertuliskan accu zuur. “Keduanya punya spesifikasi dan penggunaan berbeda sob,” terang Eron Edwin, Regional Manager PT Wacana Prima Sentosa (WPS), pengagen aki Massiv di Indonesia.

Masih menurut Eron, buat air aki yang disebut pertama tadi, umumnya dibilang air aki biasa yang sudah mengalami demineralisasi, sehingga tidak mengandung logam. Digunakan untuk menambahkan saat air aki mulai berkurang. Sementara accu zuur, cairan yang mengandung asam sulfat (H2SO4) dan elektrolit, yakni zat yang dapat menyimpan dan menghantarkan listrik. “Diandalkan saat pertama kali pengisian air pada aki baru, sob!” pungkasnya seraya bilang, harus hati-hati sama air aki zuur ini, karena kandungan asam sulfat itulah, kalo kena tangan atau kulit bisa bikin gatal.  

 

 

 

Leave Comment

(Required)