Teknik > Teknik Motor > Tips >

Cara Kerja Aki Motor

Recharge Vs Discharge

  • Recharge Vs Discharge

    Cara kerja aki motor MF

Jakarta, OX. Sebagai peranti penyuplai arus listrik, fungsi aki pada kendaraan, termasuk di motor, tidak bisa dianggap sepele, sob. Lalu, bagaimana cara kerja benda berbentuk kotak ini? “Pada aki kita mengenal sistem pengisian (recharge) dan pengeluaran arus (discharge),” informasi Eron Edwin, Regional Manager PT Wacana Prima Sentosa (WPS), pengagen aki Massiv di Indonesia.

Proses Pengisian

Proses pengisian arus ke dalam aki, hampir mirip kayak kita ngecharge baterai handphone. Hanya saja bedanya, ngisi arus pada aki melalui sistem kerja alternator pada kendaraan. Proses charge arus akan dialirkan menuju terminal negatif dan positif, lalu daya baterai akan kembali terisi. “Proses ngecharge juga secara otomatis aktif saat mesin dihidupkan. Ini karena proses recharge menggunakan altenator sebagai pengisi daya aki. Makanya, meski aki mobil atau motor tidak pernah dicharge, aki tidak akan tekor. Kecuali ada masalah di alternator dan aki itu sendiri,”  lanjut Eron.

Proses Pengeluaran

Ini lawannya dari proses pengisian (charging), alias proses pengeluaran (discharge) arus dari baterai untuk menyuplai pada peranti-peranti pada kendaraan saat dioperasikan. Seperti dijelaskan Autoexpose.org, proses discharge ini secara otomatis akan terjadi apabila rangkaian kelistrikan dalam posisi tertutup (rangkaian positif dan negatif baterai terhubung). “Akibat dari proses discharge ini, akan menguras daya listrik di dalam baterai sehingga aki akan kosong,” timpal Eron lagi.

 

Leave Comment

(Required)