Teknik >

Lampu Halogen

Kenali Dan Mengerti Penangananya

  • Kenali Dan Mengerti Penangananya

Jakarta, OX. Sektor penerangan menjadi salah satu bagian terpenting pada kendaraan, tidak hanya daya pendar yang terang namun daya tahan juga menjadi faktor dalam memilih lampu untuk digunakan dikeseharian.

Salah satu pilihanya adalah lampu halogen yang merupakan penyempurnaan dari lampu pijar dengan penambahan  gas halogen untuk menciptakan siklus halogen yang dapat  mengurangi penguapan partikel tungsten dari pembakaran filamen, yang akhirnya memperpanjang umur pakai bohlam.

Selain dari usia pakai, kelebihan bohlam halogen dapat bertahan terhadap suhu tinggi, mempunyai  warna cahaya stabil, awet dengan harga ekonomis dimana saat ini terdapat berbagai pilihan serta beragam merek.

Agar dapat memenuhi kebutuhan akan penerangan kendaraan ada baiknya mengerti cara membaca kode pada lampu halogen,”Angka ini menandakan besarnya daya listrik yang dibutuhkan saat saklar Hi/Lo. 60/55 W artinya 60 watt pada saat high beam (lampu jauh) dan 55 watt low beam (lampu dekat),” ujar Lily Hernawan selaku Direktur CV Sampurna Part Niaga (SPN).

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih lampu halogen, diantaranya warna cahaya yang dapat dilihat dari suhu cahaya, dimana pada suhu 3.000 Kelvin warna cahaya cenderung kuning dan disuhu 5.000 Kelvin warna cahaya cenderung putih.

Dalam pemasanganya sangat disarankan untuk menggunakan relay yang berfungsi untuk mengarahkan arus dan tegangan listrik dari accu agar lebih fokus saat menghidupkan bohlam dan dengan penambahan relay ini, daya listrik yang tersalur ke lampu akan menjadi lebih sempurna.

Meskipun bisa dibilang halogen menjadi salah satu pilihan terbaik untuk penerangan lampu kendaraan namun halogen mempunyai kelemahan yaitu terkena air meskipun pada bagian bola lampunya bahkan sentuhan tangan juga dapat memperpendek usia pakai bohlam halogen.

 

Leave Comment

(Required)