Master Rem Motor Kalian Sering Rusak? Mungkin Ini Penyebabnya Sob

Kamis 29-02-2024,09:00 WIB
Reporter : Ade Nugroho
Editor : Priya Satrio

1. Rem Jenis Radial

Tipe yang pertama ini biasanya terdapat pada motor untuk kecepatan tinggi seperti superbike dan supersport.

BACA JUGA:Apa Benar Teknologi Mobil Listrik Jadi Solusi Mengurangi Polusi Udara? Ternyata...

Hanya terdapat beberapa produsen saja yang menyediakan part ini. 

Master silinder rem radial diciptakan searah dengan gerakan tuas rem sehingga daya dorongnya bisa disalurkan secara langsung oleh piston master rem.

Hasilnya adalah proses pengereman terjadi lebih maksimal. 

2. Rem Jenis Non Radial 

Jenis yang kedua ini lebih banyak digunakan pada motor bebek standar atau matik.

BACA JUGA:Kalian Pecinta Ferrari? Harus Baca Sejarah Berdirinya Mobil dengan Logo Kuda Jingkrak Ini

Kekurangannya adalah tingkat pengereman kurang maksimal.

Alasannya muncul daya yang terbuang ketika tuas rem ditarik karena posisi piston yang tidak searah. 

Jadi ketika tuas rem ditarik atau ditekan dengan tangan, maka ada banyak daya yang bisa terbuang.

Semakin banyak ditarik, maka daya yang terbuang juga semakin besar. 

BACA JUGA:Awas Bahaya! Ini Penyebab Pedal Kopling Mobil Tidak Kembali Setelah Diinjak

Selain memperhatikan jenisnya, saat ingin mengganti master rem juga harus memperhatikan soal spesifikasi motor, yaitu kubikasi mesin atau Daya Kuda.

Karena jika nanti rem justru terlalu pakem atau tidak pakem akan berbahaya bagi pengendara.

Kategori :