JAKARTA, OTOMOTIFXTRA.COM -- BYD resmi menyetop penjualan SUV menengah andalannya, Sealion 6, atau dikenal Song Plus di pasar Tiongkok, dari lini produk domestik.
Keputusan ini terbilang mengejutkan, mengingat model tersebut justru mencatatkan performa penjualan melejit sepanjang 2025.
Ternyata, langkah ini bukan tanpa alasan. BYD sedang merapikan portofolio produknya, khususnya di lini Ocean Series.
Posisi Sealion 6 kini diteruskan oleh Sealion 06, model anyar yang mengusung platform terbaru, desain lebih fresh, dan teknologi yang diklaim lebih efisien.
BACA JUGA:Jadi Pilihan Utama di Indonesia, BYD Tampilkan Deretan Mobil Listrik Peraih Penghargaan di GJAW 2025
Langkah ini diambil untuk menyegarkan pasar Tiongkok yang mulai jenuh dan sekaligus menjaga daya saing produk di segmen SUV menengah.
Meski distop penjualannya di negeri asalnya, kiprah Sealion 6 masih terus berlanjut di panggung global.
Sepanjang 2025, model ini mencatat penjualan domestik hingga 400.920 unit sebelum resmi dihentikan.
Secara global, penjualan kumulatif keluarga Song Plus/Sealion 6 bahkan telah menembus angka 1,5 juta unit pada Oktober 2025.
BACA JUGA:Kiprah 2 Tahun BYD di Indonesia, Catat Capaian Positif di Pasar EV
Tak hanya itu, seri Song secara keseluruhan menyumbang sekitar 17 persen dari total penjualan tahunan BYD, dengan angka penjualan mencapai 788.003 unit sepanjang tahun lalu.
Sementara, performa ekspor Sealion 6 juga sejalan dengan pergeseran fokus global BYD.
Sepanjang 2025, BYD membukukan penjualan sekitar 4,55 juta unit kendaraan di seluruh dunia, dengan lebih dari 1 juta unit berasal dari pasar luar negeri untuk pertama kalinya.
Pada Desember saja, pengiriman ekspor mencapai sekitar 133.000 unit, melonjak 145 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
BACA JUGA:GJAW 2025: BYD Pamer Teknologi dan Lineup Lengkap dengan Beragam Penawaran Menarik