JAKARTA, OTOMOTIFXTRA.COM -- Beberapa tahun terakhir, biaya transportasi semakin jadi perhatian banyak orang saat memilih kendaraan. Bukan hanya soal harga beli mobil, tapi juga biaya yang harus dikeluarkan untuk menggunakannya setiap hari.
Hal ini tidak lepas dari kondisi energi global yang masih bergejolak. Pada Maret 2026 misalnya, harga minyak dunia sempat menyentuh hampir USD120 per barel, level tertinggi dalam empat tahun terakhir. Kenaikan ini secara langsung mendorong meningkatnya biaya energi di banyak negara.
Situasi tersebut ikut mengubah cara konsumen memandang kendaraan. Jika dulu efisiensi energi sering dikaitkan dengan isu lingkungan, sekarang faktor ekonomi justru menjadi alasan utama.
Perubahan pola pikir tersebut juga mulai terlihat di Indonesia. Banyak calon pembeli mobil yang kini tidak lagi hanya melihat harga kendaraan di awal pembelian.
BACA JUGA:Perluas Jaringan Dealer, Jaecoo Resmikan Outlet Baru di Karawaci Tangerang
Biaya penggunaan kendaraan dalam jangka panjang juga mulai diperhitungkan, mulai dari konsumsi bahan bakar, biaya listrik, hingga efisiensi energi dalam mobilitas harian.
Melihat tren tersebut, JAECOO Indonesia mencoba memberikan gambaran melalui simulasi biaya operasional untuk tiga modelnya, yaitu JAECOO J5 EV, JAECOO J7 SHS-P, dan JAECOO J8 SHS-P ARDIS.
Simulasi tersebut menggunakan asumsi penggunaan kendaraan sekitar 1.500 kilometer per bulan, angka yang dianggap mewakili mobilitas pengguna mobil di kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Perhitungannya mengacu pada perjalanan sekitar 50 kilometer per hari pada hari kerja, atau sekitar 1.000 km per bulan, ditambah perjalanan tambahan sekitar 500 km.
BACA JUGA:UFILM Indonesia Resmi Jadi Mitra OEM Kaca Film untuk SUV Listrik JAECOO J5, Apa Saja Keunggulannya?
Menurut Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, simulasi ini dibuat untuk membantu calon konsumen memahami estimasi biaya penggunaan kendaraan secara lebih nyata.
“Kami melihat banyak calon pembeli yang masih membandingkan berbagai teknologi kendaraan sebelum menentukan pilihan. Lewat simulasi biaya operasional ini, kami ingin membantu konsumen memahami estimasi pengeluaran energi dari setiap lini JAECOO sehingga mereka dapat memilih model yang paling sesuai dengan kebutuhan mobilitas mereka,” ujar Jim Ma.
Biaya Harian J5 EV Gak Nyampe Rp 10 Ribu
Dari tiga model tersebut, JAECOO J5 EV menjadi yang paling hemat dalam hal biaya energi.
Dengan asumsi tarif listrik sekitar Rp1.700 per kWh, biaya energi mobil listrik ini diperkirakan sekitar Rp290.760 per bulan. Jika dihitung per hari, angkanya hanya sekitar Rp9.600.
BACA JUGA:Makin Praktis Bawa Anabul, JAECOO J5 EV Usung Konsep SUV Listrik Ramah Hewan