AION V Bukukan Penjualan 238 Unit di Maret 2026, Ternyata Fitur Ini Jadi Magnet Konsumen

Rabu 15-04-2026,20:33 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

JAKARTA, OTOMOTIFXTRA.COM -- Di tengah gempuran model baru di segmen C-SUV EV, AION V mencatat performa penjualan terbilang stabil sepanjang kuartal pertama 2026.

Berdasarkan data wholesale GAIKINDO, SUV listrik andalan GAC AION ini sukses membukukan angka penjualan sebanyak 238 unit pada Maret 2026.

Memang bukan yang terbesar di kelasnya, tapi cukup menunjukkan bahwa model ini masih punya daya tarik kuat di tengah fluktuasi pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif.

Jika melihat tren saat ini, pasar EV sekarang sudah mulai berubah. Konsumen tidak lagi sekadar mengejar siapa yang paling murah atau paling duluan hadir. Arah pilihan mulai bergeser ke kombinasi teknologi, efisiensi, sampai nilai kepemilikan jangka panjang.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Pemanis, Ini Sederet Fitur Safety Canggih yang Bikin AION UT Layak Dilirik

Nah, salah satu kunci yang bikin AION V tetap bertahan adalah status produksinya yang sudah CKD alias dirakit lokal. Strategi ini bikin harga lebih kompetitif, sekaligus memberi dampak langsung ke ketersediaan unit dan layanan aftersales.

Dengan perakitan lokal, supply chain jadi lebih dekat. Efeknya, waktu inden lebih singkat dan ketersediaan suku cadang lebih terjamin. Konsumen juga dapat rasa tenang lebih karena didukung garansi kendaraan dan baterai untuk jangka panjang.

CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menegaskan bahwa konsumen EV sekarang sudah jauh lebih matang dalam melihat value sebuah kendaraan listrik.

“CKD bukan hanya soal harga, tetapi juga tentang kepastian, mulai dari ketersediaan unit, kemudahan servis, hingga nilai jangka panjang,” ujarnya.

BACA JUGA:GAC AION UT Kantongi Dua Sertifikasi Internasional untuk Standar Pengisian Daya

Di sisi lain, kondisi global yang membuat harga energi fosil tidak stabil ikut mendorong pergeseran mindset konsumen. Banyak yang kini mulai menghitung total cost of ownership, bukan hanya harga beli awal.

Dengan pola pikir itu, mobil listrik seperti AION V makin dilirik karena dianggap lebih efisien untuk penggunaan jangka panjang.

Biacara spek, AION V dibekali baterai LFP 75,3 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 602 km.

Selain itu, dukungan fast charging 280 kW juga membuat pengisian daya lebih cepat, cocok untuk kebutuhan harian maupun perjalanan luar kota.

BACA JUGA:Laris Manis! GAC Indonesia Kantongi 2.095 SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona Baru

Kategori :