OTOMOTIFXTRA.COM -- Kebocoran oli power steering pada mobil sering kali luput dari perhatian pengendara. Padahal, masalah ini bisa langsung berdampak pada kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Saat fluida hidrolik di sistem kemudi mulai berkurang karena bocor, kerja pompa jadi lebih berat, setir terasa keras, bahkan bisa muncul suara mendengung yang cukup mengganggu.
Jika dibiarkan, kerusakan bisa merembet ke komponen vital seperti pompa power steering hingga rack steer yang biayanya tidak murah.
Sistem power steering sendiri bekerja mengandalkan tekanan oli untuk membantu meringankan putaran setir.
BACA JUGA:TVS Callisto 125 Dapat Sentuhan Warna Baru, Makin Keren dan Kekinian
Begitu ada kebocoran sekecil apa pun, tekanan langsung turun dan efeknya terasa saat mobil dikendarai.
Gejala paling awal biasanya setir terasa lebih berat dari biasanya, terutama saat kecepatan rendah atau ketika parkir.
Cara Deteksi Kebocoran Oli Power Steering
1. Pantau Reservoir Oli Secara Berkala
Langkah paling mudah adalah dengan melihat tabung reservoir oli power steering di balik kap mesin. Biasakan cek level oli minimal 1-2 minggu sekali. Dalam kondisi normal, level oli harus berada di antara garis MIN dan MAX.
Jika Sobat mendapati oli turun drastis hanya dalam waktu kurang dari 7 hari, itu adalah indikasi kuat adanya kebocoran.
Selain levelnya, perhatikan juga warnanya. Oli yang sehat biasanya berwarna merah jernih atau kuning bening. Jika warnanya sudah keruh atau gelap, tandanya oli sudah terkontaminasi atau mengalami overheat.
BACA JUGA:GAC Aion N60 Resmi Meluncur: SUV Listrik Penerus Aion Y Plus, Harga Mulai Rp 270 Jutaan
2. Cek Lantai Parkir
Coba perhatikan area bawah mobil setelah parkir sekitar 2–4 jam. Jika ada tetesan cairan berwarna merah atau cokelat muda tepat di bawah area mesin depan, jangan tunda lagi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Namun perlu diingat, tidak semua kebocoran langsung menetes ke lantai. Seringkali kebocoran kecil hanya membuat komponen terlihat lembab atau berminyak karena debu yang menempel di area yang rembes.