OTOMOTIFXTRA.COM -- Beberapa waktu lalu, Xpeng sempat memamerkan SUV terbarunya di ajang Auto China 2026, yakni Xpeng GX.
Secara tampilan, GX mengusung desain clean tanpa gril depan. Lampu utama dibuat menyatu dengan LED bar horizontal yang membentang lebar, memberi kesan modern dan futuristis.
Detail seperti handle pintu model flush hingga lekukan bodi yang tegas memperkuat aura SUV mewah, ditambah lampu belakang horizontal yang simpel.
Secara dimnsi, mobil ini tergolong cukup bongsor dengan panjang 5.265 mm dan wheelbase mencapai 3.115 mm. Dimensi ini bikin kabin terasa lega, apalagi dengan konfigurasi tiga baris kursi model 2-2-2 yang mengutamakan kenyamanan penumpang.
BACA JUGA:Gandeng Erajaya, Xpeng Resmi Produksi Mobil Listrik di Indonesia
Salah satu yang menarik ada di kursi baris kedua yang dibuat layaknya “first class”. Jok captain seat dibalut kulit Nappa, dilengkapi fitur zero-gravity, pemanas, ventilasi, sampai pijat.
Belum lagi adanya sistem audio 33 speaker, AC tiga zona, kulkas mini, ambient light, hingga layar berukuran 21,4 inci dengan resolusi 3K.
Untuk pengemudi, suasana kokpit juga modern. Tersedia panel instrumen digital 8,8 inci, head-up display augmented reality, serta layar infotainment besar 17,3 inci. Setir dua palang jadi sentuhan khas yang bikin tampil beda.
Urusan teknologi, GX dibekali tiga chip AI Turing dengan performa komputasi tinggi hingga 2.250 TOPS. Sistem ini mendukung fitur ADAS lengkap, mulai dari auto emergency braking, forward collision warning, sampai kemampuan autonomous driving Level 3.
BACA JUGA:Ekspansi ke Timur, Chery Resmi Buka Training Center Kedua di Makassar
Soal performa, GX ditawarkan dalam dua opsi. Versi pertama full listrik dengan baterai NMC 110 kWh yang sanggup menempuh jarak hingga 750 km (CLTC).
Lalu ada varian REEV, yang menggabungkan baterai LFP 63,3 kWh dengan mesin bensin 1.5L turbo sebagai range extender. Mode listriknya bisa jalan sampai 430 km, sementara total kombinasi tembus 1.585 km.
Kedua varian sama-sama pakai sistem AWD dengan dual motor. Motor depan menghasilkan 218 PS, sementara motor belakang pada versi EV mencapai 367 PS, dan versi REEV 286 PS.
Total tenaga sistemnya juga beda. Versi EV tembus 585 PS, sedangkan REEV di angka 503 PS. Torsi keduanya sama, 695 Nm, dengan top speed diklaim mencapai 200 km/jam.
BACA JUGA:Chery Kenalkan Exeed EX7 di China, Ini Spesifikasi dan Harganya