OTOMOTIFXTRA.COM -- Kolaborasi strategis antara GAC Group dan Huawei kembali bikin heboh industri otomotif dunia.
Kedua perusahaan asal China tersebut resmi memperkenalkan brand baru bernama Aistaland sekaligus merilis model perdananya, yaitu Aistaland GT7.
Mobil listrik ini langsung menarik perhatian karena menggabungkan desain futuristik, teknologi pintar, dan performa modern dalam satu paket.
Secara tampilan, Aistaland GT7 punya desain aerodinamis dengan garis bodi mengalir yang dibuat untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung performa.
BACA JUGA:GAC Pamer Lineup EV Andalan di Indomobil Expo 2026, Banjir Diskon Spesial!
Siluet bodinya mengingatkan pada Porsche Panamera berkat lekukan atap landai dan proporsi bodi yang terlihat sporty namun tetap elegan. Aura premium juga terasa kuat lewat desain minimalis khas mobil listrik modern.
Secara dimensi, GT7 tergolong cukup bongsor besar di kelasnya. Mobil ini punya panjang 5.050 mm, lebar 1.980 mm, tinggi 1.470 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 3.000 mm.
Dimensi tersebut membuat ruang kabin terasa lega sekaligus memberikan kenyamanan lebih untuk penumpang.
Bagian eksterior tampil clean tanpa banyak garis rumit. Fender dibuat lebih tegas untuk memberi kesan sporty, sementara lampu belakang horizontal membuat tampilannya terlihat modern dan futuristik.
BACA JUGA:GAC Aion N60 Resmi Meluncur: SUV Listrik Penerus Aion Y Plus, Harga Mulai Rp 270 Jutaan
Di sektor pencahayaan, lampu depan GT7 sudah memakai teknologi LED pintar yang bisa menyesuaikan sorotan cahaya secara otomatis sesuai kondisi jalan. Fitur ini bukan cuma mendukung visibilitas, tapi juga meningkatkan keamanan saat berkendara malam hari.
Bicara performa, performa, Aistaland GT7 dibekali motor listrik berperforma tinggi dengan karakter akselerasi instan khas kendaraan listrik premium.
Tenaga responsif dipadukan dengan pengendalian yang diklaim tetap stabil saat melaju dalam kecepatan tinggi.
Namun yang paling menarik justru ada pada teknologi Huawei Inside yang menjadi otak utama mobil ini. Sistem tersebut mengintegrasikan perangkat keras dan perangkat lunak canggih untuk mendukung pengalaman berkendara lebih modern.
BACA JUGA:Keren! GAC Indonesia Sabet Banyak Award Global di Ajang GAC International Partner Conference 2026