Sejak saat itu, quattro bukan lagi inovasi baru, tapi sudah jadi standar baru di dunia performa Audi.
Di awal era 1980-an, Audi Sport quattro mendominasi lintasan mulai dari aspal basah, kerikil, hingga salju.--Audi
BACA JUGA:Audi Indonesia Kasih Hadiah A5 Sportback di Perayaan 36 Tahun Plaza Indonesia
Dari Mekanis ke Sistem Cerdas yang Adaptif
Seiring waktu, Audi tidak berhenti mengembangkan quattro. Sistem ini berevolusi dari mekanis sederhana menjadi teknologi pintar yang bisa membaca kondisi jalan secara real-time.
Intinya, distribusi tenaga ke empat roda tidak lagi kaku. Sistem bisa menyesuaikan traksi sesuai permukaan jalan, gaya berkendara, hingga kecepatan mobil.
Di jalan basah, tikungan cepat, atau permukaan tidak rata, quattro bekerja di balik layar menjaga mobil tetap stabil tanpa mengganggu kenyamanan pengemudi.
Hasil akhirnya jelas, mobil terasa lebih solid, lebih mudah dikendalikan, dan tetap nyaman dipakai harian.
BACA JUGA:The New Audi S3 Resmi Melantai di Indonesia, Apa Saja Ubahannya?
Kehadiran quattro di Lini Audi Modern
Sekarang, teknologi quattro sudah jadi paket wajib di banyak model Audi, termasuk yang dipasarkan di Indonesia.
Di segmen SUV, Audi Q3 jadi contoh paling nyata bagaimana quattro bekerja di kehidupan sehari-hari. Saat hujan atau jalan licin, sistem ini membantu menjaga traksi tetap optimal, bikin pengemudi lebih percaya diri.
Naik kelas ke Audi Q7 dan Audi Q8, quattro memberikan stabilitas ekstra untuk perjalanan jarak jauh. Di kecepatan tinggi atau kondisi jalan yang berubah-ubah, mobil tetap terasa tenang, stabil, dan solid.
Sementara itu, Audi S3 menunjukkan sisi paling sporty dari quattro. Akselerasi terasa lebih presisi, handling lebih tajam, dan mobil tetap stabil saat diajak bermanuver agresif.
BACA JUGA:Sambut Mudik Lebaran 2026, Audi Siapkan Bengkel Siaga dan Layanan Darurat 24 Jam
Masuk Era Listrik, quattro Ikut Berevolusi
Di era elektrifikasi, quattro tidak ditinggalkan. Justru sistem ini ikut naik level lewat teknologi electric quattro yang hadir di lini e-tron.
Dengan motor listrik di masing-masing roda dan sistem torque vectoring digital, distribusi tenaga jadi jauh lebih cepat dan presisi. Responsnya instan, tapi karakter stabil khas quattro tetap dipertahankan.
Hingga sekarang, lebih dari 10 juta unit Audi di dunia sudah menggunakan teknologi quattro, angka yang menunjukkan konsistensi inovasi selama lebih dari empat dekade.