JAKARTA, OTOMOTIFXTRA.COM -- Turut serta dalam gelaran Busworld Southeast Asia 2026, PT Sinar Armada Globalindo (SAG) bikin gebrakan lewat peluncuran SAG Max sekaligus memperkenalkan REEV Bus (Range Extended Electric Vehicle) untuk pasar Indonesia, Rabu (20/5/2026).
Langkah ini sekaligus menegaskan arah pengembangan SAG dalam mendorong transformasi transportasi komersial yang lebih efisien, rendah emisi, namun tetap fleksibel untuk kebutuhan operasional, baik rute dekat maupun jarak jauh.
Sejak 2018, PT Sinar Armada Globalindo terus konsisten berkontribusi dalam mendukung target Net Zero Emission di Indonesia.
Melalui kerja sama strategis dengan Golden Dragon Bus, SAG menghadirkan solusi kendaraan modern yang tidak hanya unggul dari sisi teknologi, tetapi juga ditopang layanan purna jual yang semakin terintegrasi untuk pasar dalam negeri.
BACA JUGA:Changan Deepal S05 REEV Siap Masuk Indonesia, Jarak Tempuh Tembus 1.200 Km
Direktur Teknik SAG, Djoko Purwanto, menekankan bahwa efisiensi menjadi faktor penting di tengah tantangan biaya operasional transportasi yang terus meningkat.
"SAG menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan kendaraan listrik yang dirancang sebagai instrumen strategis untuk menekan biaya operasional secara signifikan, sekaligus memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi para mitra kami di seluruh penjuru tanah air," ucapnya.
Dalam partisipasinya di Busworld Southeast Asia 2026, SAG resmi memperkenalkan SAG Max sebagai kendaraan van listrik komersial terbaru.
Model ini dirancang untuk kebutuhan shuttle dan mobilitas perkotaan dengan kapasitas 15+1 penumpang, serta jarak tempuh hingga 440 kilometer dalam sekali pengisian daya.
SAG Max--SAG
BACA JUGA:Perkuat Eksistensi di Jatim, GAC Indonesia Pamer Lini EV Unggulan di Indomobil Expo 2026 Surabaya
Tak hanya itu, SAG juga membawa inovasi REEV Bus (Range Extended Electric Vehicle). Berbeda dari EV konvensional, teknologi ini menggunakan sistem range extender yang membuat operasional lebih fleksibel tanpa sepenuhnya bergantung pada ketersediaan infrastruktur charging.
Untuk unit bus 12 meter yang diperkenalkan, REEV Bus diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.600 kilometer. Angka ini membuatnya ideal untuk rute antarkota maupun operasional dengan intensitas tinggi.
Kehadiran teknologi ini dinilai menjadi solusi realistis untuk kondisi Indonesia yang masih menghadapi tantangan pemerataan stasiun pengisian daya. Rencananya, REEV Bus akan mulai dipasarkan di Indonesia pada Juni 2026.
Ke depan, SAG menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi dan inovasi di sektor transportasi listrik. Fokusnya adalah membangun ekosistem mobilitas publik yang lebih bersih, cerdas, dan berkelanjutan di berbagai daerah di Indonesia.