BACA JUGA:Aplikasi WANDA Punya Fitur Baru, Lacak Pesanan Motor dan Spare Part Honda Jadi Lebih Mudah
Kemenangan Bezzecchi turut menambah koleksi kemenangan Aprilia di kelas utama menjadi 13 kali. Sementara bagi tim, hasil tersebut merupakan kemenangan ketujuh sepanjang musim 2026, sekaligus menjadi rekor kemenangan terbanyak Aprilia dalam satu musim MotoGP.
"Saya sangat bahagia untuk Aprilia dan juga untuk Marco. Melihat begitu banyak penggemar di bawah podium merupakan pemandangan yang luar biasa," kata Jorge Martin.
"Saya mengalami beberapa kesulitan selama balapan, tetapi saya tetap memberikan yang terbaik. Motor bekerja dengan sangat baik, tim juga bekerja dengan luar biasa, dan metode kerja yang kami jalankan sudah berada di jalur yang tepat. Kombinasi dari semua faktor tersebut memungkinkan kami meraih hasil sebesar ini," lanjutnya.
Dua pembalap Aprilia Racing kuasai podium di MotoGP Italia 2026--Aprilia Racing
Selain Bezzecchi dan Martin, dua pembalap satelit Aprilia juga menunjukkan performa ciamik. Dimana Ogura berhasil melakukan recovery impresif hingga finis di posisi keempat, sementara Fernández menutup balapan di urutan kesembilan.
Bukan cuma itu, akhir pekan Mugello juga menjadi panggung lahirnya sejumlah rekor baru bagi Aprilia. Jorge Martín mencatat kecepatan tertinggi MotoGP sebesar 368,6 km/jam pada sesi FP2, yang kemudian berhasil disamai oleh Bezzecchi saat Sprint Race.
Selain itu, Bezzecchi juga mencetak rekor lap baru Mugello dengan waktu 1 menit 43,921 detik pada sesi kualifikasi Q2.
BACA JUGA:Rayakan Delapan Dekade, Vespa Gelar Hajatan Akbar di Roma Italia
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyebut pencapaian di Mugello sebagai salah satu momen terbaik dalam sejarah tim. Menurutnya, kemenangan di kandang sendiri terasa semakin spesial karena diraih bersamaan dengan sejumlah rekor penting.
"Mencetak berbagai rekor di sirkuit ikonik seperti Mugello tentu memberikan makna yang sangat spesial. Jorge Martín dan Marco Bezzecchi akan tercatat dalam sejarah Aprilia berkat rekor kecepatan 368,6 km/jam yang mereka raih," kata Rivola.
"Pole position dan kemenangan Marco juga terasa sangat emosional, terlebih dengan helm spesial yang ia dedikasikan untuk Alex Zanardi, sosok yang menjadi simbol semangat hidup dan determinasi bagi banyak orang," pungkasnya