Sabuk Pengaman Bermasalah, Ford Recall Ribuan Unit SUV di Negara Ini

Kamis 04-06-2026,09:20 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

OTOMOTIFXTRA.COM -- Ford melakukan recall atau penarikan kembali ratusan ribu SUV di Amerika Serikat. Total ada 419.967 unit ditarik kembali karena ada potensi masalah pada sabuk pengaman bagian depan.

Adapun model yang terdampak adalah Ford Expedition dan Lincoln Navigator lansiran 2018 sampai 2022. Masalahnya pada komponen pretensioner.

Buat yang belum tahu, pretensioner merupakan perangkat keselamatan yang bekerja mengencangkan sabuk pengaman secara cepat saat mobil mengalami benturan.

Tujuannya adalah untuk menjaga posisi tubuh pengemudi dan penumpang depan agar tetap tertahan saat terjadi kecelakaan.

Namun pada sejumlah unit Expedition dan Navigator, komponen ini justru berpotensi aktif sendiri saat tidak dibutuhkan. Kalau hal itu terjadi, sabuk pengaman bisa tiba-tiba menarik dengan kuat lalu terkunci.

BACA JUGA:Motor Jarang Dipakai Tetap Wajib Ganti Oli, Ini Alasannya

Kondisi tersebut membuat sabuk pengaman tidak bisa bergerak normal, baik saat ditarik maupun saat kembali menggulung. Ford menilai masalah ini tidak bisa dianggap sepele.

Pasalnya, sabuk pengaman yang tidak bekerja sebagaimana mestinya dapat meningkatkan risiko cedera ketika kecelakaan terjadi.

Di sisi lain, tarikan mendadak dari sabuk pengaman juga berpotensi membuat pengemudi atau penumpang depan mengalami cedera.

Ford menyebut kampanye ini adalah lanjutan dari dua recall sebelumnya yang juga membahas masalah serupa.

Dengan begitu, pemilik mobil yang sebelumnya sudah sempat melakukan perbaikan tetap berpeluang diminta kembali datang ke dealer untuk pemeriksaan lanjutan.

BACA JUGA:Collezione 100: Livery Edisi Khusus Seabad Ducati, Cuma Ada 100 Unit di Dunia Sob!

Dari hasil penelusuran Ford, sumber masalahnya berada pada propelan di dalam pretensioner tertentu.

Material tersebut bisa mengalami penurunan kualitas setelah terlalu lama terpapar suhu tinggi. Ketika kualitasnya menurun, dapat terbentuk zat korosif yang mengganggu komponen internal.

Efek lanjutannya, sistem keselamatan bisa aktif tanpa adanya kondisi darurat. Salah satu tanda yang mungkin muncul adalah lampu peringatan airbag menyala di panel instrumen.

Kategori :