United Tractors Buka Jalan Siswa SMK Masuk Industri Alat Berat Lewat LKS 2026

Sabtu 11-07-2026,12:37 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

Kehadiran talenta perempuan tentu menjadi perkembangan positif. Apalagi industri alat berat membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten tanpa membedakan gender.

BACA JUGA:Kenalan dengan BAIC T1, Mobil Listrik Urban yang Punya Sky Roof Jumbo dan Kabin Lega

Sulawesi Selatan Cetak Sejarah Baru

Penyelenggaraan di Sulawesi Selatan menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian LKS Teknik Alat Berat 2026.

Untuk pertama kalinya, kompetisi tersebut digelar di tingkat provinsi. Kegiatan berlangsung di Training Center Corporate University United Tractors Cabang Makassar dengan melibatkan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun sistem pembinaan siswa vokasi yang lebih terarah dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Hery Sumiharto, S.E., M.Ed., mengatakan bahwa peningkatan kualitas tenaga kerja perlu dimulai dengan investasi kepada generasi muda.

“Menyiapkan tenaga kerja unggul dimulai dari keberanian berinvestasi pada generasi muda. Melalui LKS Teknik Alat Berat, UT bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menghadirkan lebih dari sekadar kompetisi, tetapi sebuah ekosistem pembinaan talenta yang menghubungkan ruang kelas dengan dunia industri,” ujar Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Hery Sumiharto, S.E., M.Ed.

BACA JUGA:Honda Pamer Warisan Balap dan Mobil Listrik Masa Depan di Goodwood Festival of Speed 2026

Siapkan Wakil Menuju Kompetisi Nasional

Rangkaian kompetisi juga digelar di Kalimantan Selatan. Sebanyak 13 SMK dari berbagai daerah mengikuti LKS Teknik Alat Berat yang berlangsung di Kantor Cabang United Tractors Banjarmasin.

Ajang tersebut menjadi tempat bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan teknis sekaligus mempersiapkan wakil Kalimantan Selatan menuju LKS tingkat nasional.

Bagi para siswa, kesempatan tampil dalam kompetisi tingkat provinsi tentu menjadi pengalaman berharga. Mereka tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga harus mampu bekerja teliti, cepat, dan sesuai prosedur.

Kemampuan tersebut menjadi bekal penting karena pekerjaan di sektor alat berat punya tingkat tanggung jawab dan risiko yang cukup tinggi.

BACA JUGA:Pengusaha Bus Asal Palembang Ini Kepincut Sasis Medium Coach Matik Hino GB 150 AT Euro4

Kolaborasi Sekolah dan Industri Jadi Kunci

CSR Manager United Tractors, Himawan Sutanto, menjelaskan bahwa pendidikan vokasi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan pelaku industri menjadi fondasi penting dalam melahirkan tenaga kerja yang unggul serta siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Melalui LKS Teknik Alat Berat, UT ingin menghadirkan pengalaman belajar yang sesuai dengan perkembangan industri. Program tersebut sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk menggali dan mengembangkan kemampuan terbaiknya.

Kategori :