Keliling Enam Provinsi, Toyota Veloz Hybrid EV Tuntaskan Perjalanan 6.500 Km

Sabtu 18-07-2026,23:02 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

OTOMOTIFXTRA.COM -- Toyota menuntaskan perjalanan “Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi” setelah menempuh jarak lebih dari 6.500 kilometer.

Ekspedisi yang dimulai dari Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 7 Juni 2026 tersebut berakhir di Manado, Sulawesi Utara, pada 15 Juli 2026.

Selama 39 hari, satu unit New Toyota Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista dikemudikan secara estafet oleh tujuh tim yang berasal dari kalangan media dan content creator.

Perjalanan ini bukan sekadar touring jarak jauh. Toyota menjadikannya sebagai pembuktian bahwa mobil hybrid tujuh penumpang tetap praktis digunakan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah yang belum memiliki banyak fasilitas pengisian kendaraan listrik.

BACA JUGA:Laris Manis! Penjualan Toyota Veloz Hybrid Tembus 8.449 Unit, Tipe Ini Paling Diburu

Lewati Enam Provinsi di Pulau Sulawesi

Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 melewati enam provinsi yang ada di Pulau Sulawesi.

Adapun perjalanan dibagi menjadi tujuh etape dengan rute Kendari, Morowali, Palopo, Tanjung Bira, Makassar, Tana Toraja, Polewali Mandar, Mamuju, Palu, Luwuk, Ouw, Tolitoli, Gorontalo, Kotamobagu, hingga finis di Manado.

Rute yang dilewati sendiri memiliki karakter jalan sangat beragam. Dimana mobil harus menghadapi jalur pegunungan dengan tanjakan dan turunan panjang, kawasan pesisir, jalan desa, lintasan antarkota, trek off-road ringan, sampai kepadatan lalu lintas di pusat kota.

Beberapa etape bahkan memiliki jarak lebih dari 1.000 kilometer dan harus diselesaikan dalam waktu kurang dari enam hari.

Kondisi tersebut menjadi ujian langsung untuk melihat performa, daya tahan, kenyamanan, serta efisiensi bahan bakar Veloz Hybrid EV.

BACA JUGA:Toyota Buka Waste Station di Balai Kota DKI Jakarta, Ajak Warga Ubah Sampah Jadi Lebih Bernilai

Tak Perlu Bergantung pada Stasiun Pengisian Daya

Salah satu keuntungan utama Veloz Hybrid EV dalam perjalanan ini adalah penggunaan sistem self-charging hybrid.

Pengguna tidak perlu mencari stasiun pengisian daya untuk mengisi baterai motor listriknya.

Baterai akan mendapatkan energi secara otomatis dari kerja mesin bensin dan regenerative braking saat mobil melambat atau melakukan pengereman.

Sistem tersebut membuat Veloz Hybrid EV tetap bisa digunakan seperti mobil konvensional. Pengemudi hanya perlu mengisi bahan bakar tanpa harus mengubah pola perjalanan atau menyusun rute berdasarkan lokasi charger.

Kategori :