OTOMOTIFXTRA.COM -- Suara decit pada mobil bekas sering kali dianggap sepele. Padahal, bunyi mengganggu ini bisa jadi sinyal awal kalau ada komponen yang aus, kering, kotor, atau bahkan mulai rusak. Nah, kebiasaan sebagian pemilik mobil saat mendengar suara berisik adalah langsung ambil cairan pelumas semprot (penetran). Area yang dicurigai pun langsung diguyur pelumas sebanyak-banyaknya dengan harapan suara decit langsung hilang. Cara ini memang kadang ampuh bikin senyap seketika. Tapi ingat ya Sob, jangan asal semprot! Tidak semua komponen mobil boleh terkena pelumas. Salah semprot justru bisa memicu masalah baru yang lebih parah, terutama kalau cairan tersebut mengenai kampas rem, cakram, atau komponen berbahan karet. Daripada berspekulasi, lebih baik cari tahu dulu dari mana dan kapan suara decit itu muncul. Biar enggak salah penanganan, yuk kita bedah sumber-sumber suara decit berikut ini: Salah satu biang kerok suara decit yang paling sering ditemui pada mobil bekas adalah drive belt. Komponen ini bertugas memutar alternator, kompresor AC, hingga pompa air. Kalau drive belt mulai kendur, retak, mengeras, atau terkena cairan, pasti bakal mengeluarkan suara melengking. Bunyinya biasa terdengar saat mesin baru dinyalakan di pagi hari, AC dinyalakan, atau saat setir diputar (pada mobil yang masih pakai power steering hidrolis). Solusinya cukup sederhana, yakni cek ketegangan dan kondisinya. Kalau sudah retak atau getas, langsung ganti baru. BACA JUGA:Jangan Abai, Fuel Pump Mobil Bisa Jebol Gara-Gara Kebiasaan Sepele Ini Kalau suara decit muncul pas pedal rem diinjak, sudah pasti masalahnya ada di sektor pengereman. Penyebabnya bisa karena penumpukan debu, kampas rem mengeras, piringan cakram bergelombang, atau kampasnya memang sudah habis. Beberapa kampas rem dibekali indikator keausan berupa pelat logam kecil. Saat kampas menipis, pelat ini akan bergesekan dengan cakram dan menghasilkan bunyi decit sebagai peringatan. Perlu Sobat tau, area rem haram hukumnya terkena oli atau pelumas serbaguna karena bisa bikin rem blong! Cara paling benar adalah bongkar roda, bersihkan sistem rem pakai brake cleaner, dan ukur ketebalan kampasnya. Bunyi decit muncul pas lewat polisi tidur atau jalanan rusak? Kemungkinan besar masalahnya ada di sektor kaki-kaki, khususnya komponen bushing karet. Bushing ini terdapat di beberapa titik seperti arm, stabilizer, dan dudukan suspensi. Seiring umur, karetnya bisa mengeras dan pecah. Alhasil, muncul gesekan dan suara decit saat suspensi main. Solusinya kalau bushing sudah retak atau oblak, jalan satu-satunya adalah ganti baru. BACA JUGA:Isuzu Siapkan Lima Kendaraan Niaga di GIIAS 2026, Sasar Beragam Sektor Usaha1. Drive Belt (Sabuk Penggerak Mesin)
2. Kampas Rem Kotor atau Menipis
3. Bushing Kaki-kaki Kering atau Retak
4. Dudukan Sokbreker dan Ball Joint
Kategori :