Mercedes-Benz OH 1626 L milik PO Kenzo dengan balutan body karoseri Tentrem--DCVI
BACA JUGA:Kawal Arus Mudik 2026, DCVI Siagakan 12 Titik Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue
Kepercayaan yang Terbangun Selama Puluhan Tahun
Kepercayaan terhadap Mercedes-Benz Bus bukan tanpa alasan. Sejumlah operator mengaku sudah menggunakan armada Mercedes-Benz selama bertahun-tahun dan masih mempertahankannya hingga sekarang.
PO ALS misalnya. Perusahaan otobus yang tahun ini memasuki usia 60 tahun tersebut mengaku sudah memakai Mercedes-Benz sejak masa awal beroperasi di jalur lintas Sumatera.
Pemilik PO ALS, Chandra Lubis, mengatakan armada Mercedes-Benz dikenal tangguh menghadapi medan berat sekaligus mampu memberikan kenyamanan bagi penumpang selama perjalanan.
Hal senada disampaikan David Ariawan, pemilik PO AgraMas. Ia mengungkapkan dua unit Mercedes-Benz 2542 miliknya yang telah beroperasi sekitar 10 tahun masih memiliki performa yang sangat baik.
Pengalaman itu membuat AgraMas kembali menambah armada dengan Mercedes-Benz O500 RSD 2445 sebagai penerus armada yang sudah lebih dulu terbukti andal.
Selain kualitas kendaraan, David juga mengapresiasi layanan jaringan diler Mercedes-Benz Bus yang siap memberikan dukungan selama 24 jam ketika dibutuhkan.
BACA JUGA:Aksi Nyata DCVI Dukung Pendidikan Vokasi, Donasikan Mesin Bus dan Gelar Pelatihan di SMK
PO Baru Ikut Percaya Mercedes-Benz
Tak hanya operator lama, PO Miyor asal Sawahlunto, Sumatera Barat, juga mulai memperkuat armadanya dengan Mercedes-Benz OH 1626 L.
Pemilik PO Miyor, Fedrya Nanda, mengaku bangga bisa menghadirkan bus Mercedes-Benz sebagai bagian dari pengembangan layanan perusahaan sekaligus memperkenalkan daerah asalnya kepada masyarakat melalui transportasi yang nyaman dan berkualitas.
Didukung Karoseri Nasional
Menariknya, seluruh unit yang diserahkan di GIIAS 2026 menggunakan bodi buatan perusahaan karoseri Indonesia seperti Adiputro, Laksana, Tentrem, dan New Armada.
Kolaborasi tersebut menunjukkan sinergi antara teknologi Mercedes-Benz dengan kemampuan industri karoseri nasional dalam menghasilkan bus yang sesuai kebutuhan pasar Indonesia.
Head of Bus Marketing DCVI, Adri Budiman, menegaskan bahwa setiap penyerahan unit bukan sekadar transaksi penjualan.
Menurutnya, keputusan membeli bus merupakan investasi jangka panjang. Karena itu, Mercedes-Benz Bus terus menghadirkan dukungan menyeluruh mulai dari kualitas produk, layanan purnajual, jaringan diler, hingga kolaborasi dengan perusahaan karoseri agar pelanggan dapat menjalankan bisnisnya secara maksimal.
Lewat Fleet Owner Gathering 2026 dan seremoni serah terima unit di GIIAS 2026, DCVI kembali menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama operator bus serta seluruh ekosistem transportasi darat di Indonesia.