OTOMOTIFXTRA.COM -- Leapmotor mulai memperluas langkahnya di pasar mobil listrik Indonesia. Setelah debut nasional di GIIAS 2026 Jakarta, merek asal China ini kini menyapa masyarakat Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026.
Berlokasi di Hall 2 Booth U, Grand City Convex, Surabaya, Leapmotor hadir selama 26-30 Agustus 2026 dengan membawa dua SUV listrik andalannya, yakni Leapmotor B10 dan C10.
Kehadiran di GIIAS Surabaya menjadi momentum Leapmotor untuk memperkenalkan lebih jauh konsep intelligent electric vehicle kepada konsumen di Jawa Timur.
"Kami ingin memperkenalkan intelligent electric vehicle yang menggabungkan inovasi teknologi, standar engineering global, dan kualitas kendaraan yang dikembangkan melalui engineering berstandar global, sekaligus mengajak masyarakat Jawa,” ujar Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor.
Andalkan Teknologi yang Dikembangkan Sendiri
Leapmotor bukan sekadar mengandalkan elektrifikasi sebagai daya tarik utama. Merek yang berdiri di Hangzhou, Tiongkok, pada 2015 ini menjadikan teknologi terintegrasi sebagai salah satu DNA utamanya.
Hingga Juli 2026, Leapmotor telah mencatat pengiriman lebih dari 1,5 juta kendaraan secara global. Menariknya, lebih dari 65 persen komponen utama kendaraannya dikembangkan melalui riset dan manufaktur internal.
Teknologi tersebut mencakup arsitektur kendaraan listrik, sistem baterai Cell-to-Chassis (CTC), electric drive system, smart cockpit hingga Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Pendekatan ini membuat berbagai sistem kendaraan bisa terintegrasi dalam satu ekosistem, sehingga diklaim mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih responsif, efisien dan intuitif.
BACA JUGA:Leapmotor B10 dan C10 Mejeng di Indomobil Expo Medan 2026, Harga Mulai Rp 460 Jutaan
B10 dan C10 Jadi Andalan
Di GIIAS Surabaya 2026, Leapmotor menawarkan karakter berbeda lewat B10 dan C10.
Leapmotor B10 diposisikan sebagai compact SUV generasi terbaru yang mengedepankan desain modern serta karakter berkendara yang presisi.
SUV listrik ini membawa filosofi European Driving Feel dengan konfigurasi staggered wheels dan teknologi Cell-to-Chassis. Sistem tersebut mengintegrasikan baterai ke struktur sasis sehingga turut membantu menciptakan ruang kabin yang lebih lega.
B10 juga dibekali panoramic sunroof berukuran 1,8 meter persegi, 16 fitur ADAS dan material eco-leather bersertifikasi OEKO-TEX.
Sementara itu, C10 menyasar konsumen yang membutuhkan SUV dengan kabin lapang dan kenyamanan lebih premium.
Model ini menggunakan penggerak roda belakang (RWD), baterai 69,9 kWh, tenaga maksimum 165 kW dan torsi 360 Nm. C10 diklaim mampu menempuh jarak hingga 503 kilometer.