Bosch Ungkap Wiper Bukan Sekadar Penyapu Air, Kondisinya Bisa Pengaruhi Keselamatan Berkendara

Jumat 04-09-2026,16:44 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

OTOMOTIFXTRA.COM -- Hujan deras bikin pandangan pengemudi ke depan jadi terbatas. Di kondisi seperti ini, wiper punya peran penting untuk menjaga kaca depan tetap bersih dari air agar pengemudi bisa membaca kondisi jalan dengan lebih jelas.

Sayangnya, wiper sering dianggap sebagai komponen sepele. Padahal, ketika sapuannya mulai tidak maksimal, visibilitas pengemudi bisa ikut terganggu.

Hal ini menjadi perhatian Bosch yang pada 2026 memperingati 100 tahun inovasi teknologi wiper. Bosch menilai kemampuan melihat dengan jelas menjadi salah satu faktor penting dalam membantu pengemudi mengambil keputusan selama perjalanan.

Wiper Jelek Bisa Ganggu Visibilitas

Pengamat otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengatakan sebagian besar keputusan pengemudi saat berada di jalan dibuat berdasarkan informasi visual.

Artinya, semakin jelas kondisi yang terlihat di depan kendaraan, semakin cepat pula pengemudi bisa merespons potensi bahaya.

Saat hujan, air yang menempel di kaca depan bisa mengurangi kontras pandangan. Kondisi tersebut makin parah jika sapuan wiper sudah tidak sempurna, meninggalkan garis air, atau justru membuat kaca semakin buram.

“Pengemudi mengambil keputusan berdasarkan apa yang mereka lihat. Karena itu, visibilitas yang baik menjadi bagian penting dalam membantu pengemudi membaca situasi dan mengambil keputusan lebih awal,” ujar Yannes.

Menurutnya, kondisi hujan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lebih dari 31 persen. Karena itu, kemampuan wiper dalam membersihkan kaca depan tidak bisa dianggap remeh.

BACA JUGA:Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 Hadir di Batam, Ada Games, Komunitas hingga Konser Musik

Kenali Tanda Wiper Mulai Minta Diganti

Country Sales Director Bosch Mobility Aftermarket, Griselda Iwandi, mengatakan penurunan performa wiper biasanya terjadi secara perlahan. Alhasil, pengemudi kerap tidak sadar kalau kinerja komponen tersebut sudah menurun.

Beberapa gejalanya cukup mudah dikenali. Misalnya sapuan wiper meninggalkan garis air, muncul suara berdecit, gerakannya tersendat, atau ada bagian kaca yang tidak tersapu secara merata.

“Pengemudi tidak perlu menunggu sampai wiper berhenti berfungsi. Ketika hasil sapuannya mulai menurun, itu sudah menjadi tanda untuk melakukan pemeriksaan dan penggantian,” ujar Griselda.

Bosch menyarankan wiper idealnya diganti setiap enam bulan. Namun, interval tersebut tetap bisa berbeda tergantung kondisi penggunaan kendaraan dan lingkungan.

Selain kondisi karet, pemilihan wiper yang sesuai dengan tipe kendaraan dan pemasangan yang benar juga ikut menentukan hasil sapuannya.

BACA JUGA:New Vario EVO 160 Night Ride ‘Leave It Behind’, Jadi Ajang Kumpul Ratusan Bikers Honda di Tangerang

Bosch Dorong Keselamatan Lewat Teknologi Wiper

Kategori :