Setelah sebagian besar abu terangkat, Sobat baru bisa melanjutkan proses pencucian menggunakan sampo khusus mobil.
BACA JUGA:Bosch Ungkap Wiper Bukan Sekadar Penyapu Air, Kondisinya Bisa Pengaruhi Keselamatan Berkendara
Hindari Lap Kering dan Kemoceng
Dalam kondisi normal, kemoceng atau lap microfiber memang praktis untuk menghilangkan debu tipis.
Namun, keduanya bukan pilihan ideal untuk mobil yang baru terkena abu vulkanik.
Begitu juga dengan mencuci mobil menggunakan metode tanpa air ketika abu masih cukup tebal. Mengusap permukaan secara langsung berpotensi membuat partikel abrasif bergesekan dengan cat.
Kaca Mobil Juga Perlu Diperhatikan
Bukan hanya cat bodi yang perlu diperhatikan. Kaca depan juga harus dibersihkan dengan cara yang tepat.
Hindari langsung mengaktifkan wiper ketika kaca masih dipenuhi abu kering. Partikel tersebut dapat terjepit di antara karet wiper dan kaca.
Jika wiper kemudian bergerak, abu bisa ikut bergesekan dengan permukaan kaca dan berpotensi meninggalkan goresan.
Lebih aman, bilas kaca terlebih dahulu menggunakan air sampai partikel abu terangkat. Setelah itu, barulah gunakan wiper atau alat pembersih kaca.
BACA JUGA:Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 Hadir di Batam, Ada Games, Komunitas hingga Konser Musik
Abu yang Kena Hujan Juga Perlu Segera Dibersihkan
Abu vulkanik yang terkena air hujan juga perlu mendapat perhatian. Ketika bercampur dengan air, abu bisa menjadi lebih sulit dibersihkan dari permukaan kendaraan.
Karena itu, jangan menunggu terlalu lama jika mobil sudah terkena endapan abu cukup tebal.
Segera lakukan pembilasan ketika kondisi memungkinkan. Setelah abu terangkat, lanjutkan dengan proses pencucian menggunakan sampo mobil dan alat yang bersih.
Pastikan kain microfiber atau spons yang digunakan juga sering dibilas. Jangan sampai alat cuci justru menjadi tempat berkumpulnya partikel abu yang kemudian kembali menggores bodi.
BACA JUGA:MAXi Yamaha Day 2026 Resmi Ditutup, Mataram dan Banjarmasin Jadi Panggung Pesta Pengguna MAXi
Kuncinya Jangan Terburu-buru
Membersihkan mobil yang terkena abu vulkanik memang membutuhkan sedikit kesabaran.