OTOMOTIFXTRA.COM -- Sobat mungkin pernah melihat mobil listrik dipakai bukan cuma untuk bepergian, tetapi juga untuk menyalakan berbagai perangkat elektronik. Kok bisa?
Jawabannya ada pada salah satu fitur yang mulai banyak ditemukan di mobil listrik modern, yakni Vehicle-to-Load atau V2L.
Teknologi ini memungkinkan energi yang tersimpan di baterai mobil digunakan untuk menyuplai listrik ke perangkat elektronik dari luar kendaraan.
Dengan kata lain, mobil listrik tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan. Dalam kondisi tertentu, baterainya juga bisa dimanfaatkan layaknya sumber listrik portabel.
Apa Itu V2L?
V2L adalah singkatan dari Vehicle-to-Load. Secara sederhana, fitur ini memungkinkan mobil listrik mengalirkan listrik dari baterai bertegangan tinggi menuju perangkat elektronik eksternal.
Listrik tersebut biasanya disalurkan melalui soket khusus yang tersedia di mobil atau menggunakan adaptor V2L.
Perangkat yang bisa digunakan pun cukup beragam. Mulai dari laptop, televisi, lampu, kulkas, peralatan elektronik rumah tangga, hingga perlengkapan lain yang membutuhkan sumber listrik.
Besarnya daya yang dapat disalurkan tergantung pada sistem dan spesifikasi masing-masing mobil.
Jadi, kemampuan V2L pada satu mobil belum tentu sama dengan mobil listrik lainnya.
BACA JUGA:Abu Vulkanik Nempel di Mobil Jangan Langsung Digosok, Ini Risiko yang Bisa Terjadi pada Cat
Cara Kerja V2L
Lantas, bagaimana baterai mobil bisa digunakan untuk menyalakan perangkat elektronik rumah?
Baterai utama mobil listrik menyimpan energi dalam bentuk arus searah atau DC. Sementara sebagian besar perangkat elektronik rumah menggunakan arus bolak-balik atau AC.
Nah, sistem V2L menggunakan inverter untuk mengubah listrik DC dari baterai menjadi listrik AC yang dapat digunakan oleh perangkat elektronik.
Setelah fitur V2L diaktifkan, listrik bisa dialirkan melalui port yang sudah disediakan pabrikan.
Konsepnya mirip power station berkapasitas besar, hanya saja sumber energinya berasal dari baterai mobil listrik.