Versi HEV mengandalkan baterai berkapasitas 1,67 kWh dan menghasilkan tenaga sistem maksimal 263 kW dengan torsi mencapai 782 Nm.
Untuk konsumsi bahan bakar, GWM mengklaim varian HEV mampu mencatat rata-rata sekitar 15 km/liter.
Sementara itu, GWM Wey G9 Hi4 PHEV punya tenaga yang lebih besar, yakni 325 kW dengan torsi maksimum 642 Nm.
Keunggulan PHEV terletak pada kemampuannya berjalan menggunakan tenaga listrik sepenuhnya.
Dalam kondisi tertentu, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 170 km hanya menggunakan tenaga listrik tanpa mengonsumsi bensin.
Bila baterai dan bahan bakar terisi penuh, total jarak tempuhnya diklaim bisa lebih dari 1.000 km.
Konsumsi bahan bakarnya bahkan tercatat hingga 83,33 km/liter berdasarkan pengujian standar NEDC.
Perlu dicatat, hasil penggunaan sehari-hari bisa berbeda tergantung gaya berkendara, kondisi jalan dan pola pengisian daya.
BACA JUGA:GWM Ora 5 Touring Terungkap, Punya Dimensi Lebih Panjang Dibanding Versi Standar
PHEV Bisa Fast Charging dan Punya V2L
Buat Sobat yang lebih sering menggunakan mobil untuk aktivitas harian, teknologi PHEV pada Wey G9 Hi4 cukup menarik.
Pengisian baterainya mendukung fast charging DC hingga 60 kW. Dari kondisi 30 sampai 80 persen, pengisian membutuhkan waktu sekitar 26 menit.
Sementara di rumah, tersedia pengisian AC 6,6 kW.
GWM juga membekali varian PHEV dengan fitur Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 3,3 kW.
Artinya, baterai mobil bisa dimanfaatkan sebagai sumber listrik portabel untuk berbagai kebutuhan, termasuk aktivitas luar ruang.
Pada kedua varian, teknologi Hi4 bekerja mengatur distribusi tenaga dari sistem hybrid dan penggerak roda agar traksi tetap sesuai dengan kebutuhan berkendara.
BACA JUGA:GWM TANK 300 Diesel Tuntaskan AXCR 2026, Ketangguhan Mesin Diesel Diuji di Medan Ekstrem