Bukan Cuma Hemat, Ini Alasan Motor Listrik Honda EM1 e: Cocok Buat Mobilitas Harian

Minggu 20-09-2026,20:42 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

MOTOREXPERTZ.COM -- Bikin emosi jiwa memang kalau harus melipir ke SPBU pas jam berangkat kerja. Sudah antreannya mengular panjang di bawah terik matahari, kantong juga makin kempes gara-gara harga BBM naik terus.

Gak heran kalau banyak bikers yang mulai melirik motor listrik (EV). Tapi masih banyak yang mikir kalau naik motor listrik itu ribet, butuh keahlian ala anak tech-savvy, atau mahal. Padahal, faktanya nggak se-ribet itu.

Hadirnya Honda EM1 e: langsung mematahkan stigma tersebut. Motor listrik compact ini didesain khusus buat melibas padatnya jalanan perkantoran tanpa bikin pusing. Yuk, kita bedah alasan kenapa Honda EM1 e: layak jadi pengganti motor bensin.

Berkendara Lebih Senyap dan Minim Getaran

Salah satu perbedaan yang paling mudah dirasakan ketika berpindah dari motor bensin ke motor listrik adalah karakter berkendaranya.

Honda EM1 e: menghasilkan suara motor yang jauh lebih senyap karena tidak menggunakan mesin pembakaran internal. Getaran yang biasanya terasa dari mesin motor bensin juga tidak menjadi gangguan saat berkendara.

Cara mengoperasikannya pun tidak perlu bikin pusing. Kamu cukup menyalakan motor dan mengatur putaran gas untuk mulai melaju.

BACA JUGA:Anniversary ke-17 AHJ, Makin Solid Jadi Rumah Besar Komunitas Honda di Jakarta

Karakter tenaga motor listrik yang responsif membuat akselerasinya terasa halus. Kondisi ini cukup menyenangkan ketika digunakan untuk aktivitas harian, terutama saat harus bermanuver di tengah lalu lintas perkotaan.

Selain pengalaman berkendara, desain Honda EM1 e: juga dibuat dengan pendekatan modern. Bentuknya compact dengan garis bodi yang simpel dan proporsional sehingga mudah menyatu dengan gaya hidup pengguna di perkotaan.

Jadi, motor listrik tidak selalu identik dengan teknologi yang rumit. Honda EM1 e: justru mengemas teknologi elektrifikasi dalam bentuk yang relatif praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Pengeluaran Bisa Lebih Bersahabat

Selain kenyamanan, biaya operasional menjadi salah satu pertimbangan ketika memilih kendaraan.

Sebagai gambaran, pengendara komuter dengan jarak perjalanan sekitar 30-40 kilometer per hari tentu harus menyiapkan anggaran BBM secara rutin.

Jika menggunakan motor bensin dengan harga BBM sekitar Rp13.000 per liter, kebutuhan bahan bakar harian bisa berada di kisaran Rp12.000-Rp15.000, tergantung konsumsi motor dan kondisi perjalanan.

Jika dihitung selama 30 hari, biaya tersebut bisa mencapai sekitar Rp350.000-Rp450.000 hanya untuk BBM.

Honda EM1 e: menawarkan alternatif melalui baterai Honda Mobile Power Pack e: (MPP e:) yang dapat ditukar di stasiun penukaran baterai.

Kategori :