OTOMOTIFXTRA.COM -- PT Sokonindo Automobile, selaku , agen pemegang merek (APM) DFSK di Indonesia menunjukkan pemanfaatan fitur Vehicle-to-Load (V2L) pada DFSK E5 Plus untuk memasok listrik ke berbagai aktivitas di luar mobil. Salah satunya digunakan untuk memasak dalam rangkaian DFSK E5 Plus Media Journey Jakarta-Bali di Banyuwangi.
Aktivitas tersebut berlangsung di Vila So Long, Banyuwangi, pada hari ketiga perjalanan. Media dan KOL yang ikut dalam rombongan diajak membuktikan langsung bagaimana energi listrik dari E5 Plus bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Bukan sekadar melihat cara kerja teknologinya, peserta juga ditantang menggunakan listrik dari mobil untuk menyiapkan makanan instan hanya dalam waktu 15 menit.
Tantangan Masak Pakai Listrik dari Mobil
Dalam tantangan tersebut, peserta harus mengatur strategi untuk menyelesaikan masakan dalam waktu yang terbatas. Hasilnya kemudian dinilai berdasarkan rasa, kreativitas, dan tampilan makanan.
Aktivitas ini sengaja dikemas secara sederhana agar fungsi V2L lebih mudah dipahami. Peserta bisa langsung merasakan bahwa listrik yang tersimpan di kendaraan tidak hanya digunakan untuk mendukung sistem penggerak, tetapi juga dapat dialirkan ke perangkat lain di luar mobil.
“Bagi kami, teknologi akan menjadi lebih berarti ketika dapat dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui V2L, E5 Plus tidak hanya membawa energi untuk menggerakkan kendaraan, tetapi juga dapat menjadi sumber energi untuk berbagai aktivitas di perjalanan," ujar Franz Wang, Chief Operating Officer PT Sokonindo Automobile.
"Kami ingin menunjukkan bahwa ketika teknologi hadir secara tepat guna, sebuah perjalanan dapat menghadirkan lebih banyak pengalaman dan kemungkinan,” sambungnya.
Peserta ditantang menggunakan listrik dari mobil untuk menyiapkan makanan instan hanya dalam waktu 15 menit.--DFSK
BACA JUGA:DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di Bali, Ada Harga Khusus Buat 5 Konsumen Pertama!
Bukan Cuma Buat Perjalanan
Kemampuan V2L membuat DFSK E5 Plus punya fungsi tambahan ketika digunakan untuk perjalanan jauh maupun kegiatan outdoor.
Energi dari kendaraan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti menyiapkan makanan, membuat kopi, hingga mengoperasikan perangkat elektronik yang sesuai dengan kapasitas daya V2L.
Jadi, ketika sudah sampai di lokasi tujuan, mobil masih bisa dimanfaatkan sebagai sumber listrik portabel untuk menunjang aktivitas penggunanya.
DFSK juga membekali E5 Plus dengan fitur fuel recharge. Saat V2L digunakan, baterai kendaraan dapat kembali mendapatkan suplai energi dari mesin bensin.
Kombinasi tersebut membuat penggunaan V2L lebih fleksibel karena sumber energi tidak hanya mengandalkan kapasitas baterai. Hal ini turut mendukung konsep E5 Plus sebagai Dual-Energy Premium Urban SUV.
BACA JUGA:DFSK E5 Plus Diajak Touring Jakarta-Bali, Teknologi PHEV Diuji di Beragam Kondisi Jalan