OTOMOTIFXTRA.COM -- Ekspor mobil utuh atau Completely Built Up (CBU) dari Indonesia kembali mencatat pertumbuhan pada Agustus 2026.
Di tengah kondisi geopolitik global yang masih penuh tantangan, pengiriman kendaraan produksi Indonesia ke pasar luar negeri justru mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor mobil CBU pada Agustus 2026 mencapai 43.825 unit.
Angka tersebut bertambah 1.976 unit dibandingkan Juli 2026 yang mencatat pengiriman sebanyak 41.849 unit. Dengan demikian, ekspor mobil CBU nasional tumbuh 4,7 persen secara month-to-month (MTM).
Jika dihitung sejak Januari hingga Agustus 2026, total mobil CBU yang sudah dikirim dari Indonesia ke berbagai negara mencapai 337.372 unit.
BACA JUGA:Keren! Mercedes-Benz GLC Listrik Sabet Penghargaan German Premium Car of the Year 2027,
Toyota Memimpin
Dari sembilan merek yang melakukan ekspor mobil dalam bentuk utuh, Toyota masih menjadi penyumbang terbesar sepanjang Januari-Agustus 2026.
Toyota mencatat ekspor CBU sekitar 112.890 unit atau menguasai 33,5 persen dari total pangsa ekspor CBU pada periode tersebut.
Performa Toyota juga cukup mencolok pada Agustus 2026. Sepanjang bulan tersebut, Toyota mengirim 17.759 unit mobil ke pasar ekspor.
Jumlah itu melonjak 3.448 unit dibandingkan Juli 2026 yang berada di angka 14.311 unit. Secara bulanan, ekspor CBU Toyota tumbuh sekitar 24,1 persen.
Kenaikan tersebut membuat Toyota menjadi merek dengan jumlah pengiriman CBU terbesar pada Agustus 2026.
BACA JUGA:Ganti Oli Pertamina Enduro Makin Untung, Driver Ojol Bisa Dapat Bonus Kuota Internet Telkomsel
Mitsubishi Motors dan Daihatsu Menyusul
Di posisi berikutnya ada Mitsubishi Motors yang mencatat ekspor CBU sebanyak 10.446 unit sepanjang Agustus 2026.
Meski masih berada di jajaran atas, jumlah tersebut turun dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Juli 2026, Mitsubishi Motors mencatat ekspor sebanyak 12.380 unit.
Artinya, pengiriman Mitsubishi Motors berkurang 1.934 unit atau sekitar 15,6 persen secara MTM.