RMA Indonesia Pamer Integrated Mining Solution di CT Asia 2026

Selasa 29-09-2026,23:32 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

“Industri pertambangan memiliki kebutuhan operasional yang sangat spesifik dan dinamis. Karena itu, kami melihat peran RMA Indonesia bukan hanya sebagai penyedia kendaraan, tetapi sebagai partner yang mampu memahami dan menjawab kebutuhan pelanggan secara lebih menyeluruh,” ujar Roelof Lamberts, Regional Director RMA Indonesia.

Dia menjelaskan, kehadiran Ford, Mahindra, AVIS Indonesia, dan Jasana Prima membuat RMA Indonesia bisa mengintegrasikan mobilitas, fleet solution, modifikasi kendaraan, serta dukungan aftermarket dalam satu ekosistem.

Pendekatan tersebut juga membuka ruang bagi RMA Indonesia untuk menawarkan solusi yang lebih fleksibel sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

BACA JUGA:Honda Siapkan SUV Bongsor Tiga Baris Penantang Toyota Grand Highlander, Ini Bocoran Spesifikasinya

Fokus Bangun Partnership Jangka Panjang

Partisipasi RMA Indonesia di CT Asia 2026 juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas hubungan dengan pelaku industri pertambangan dan energi.

Forum tersebut mempertemukan berbagai pemain dari sektor coal, energy, logistics, trading, mining, hingga critical minerals dalam satu tempat.

Bagi RMA Indonesia, kondisi ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kemampuan perusahaan sekaligus menggali lebih jauh kebutuhan industri, terutama terkait mobilitas, fleet, vehicle solutions, dan operational support.

“Kami ingin membangun hubungan dengan pelanggan bukan hanya berdasarkan transaksi, tetapi melalui pemahaman terhadap kebutuhan operasional mereka dan kemampuan untuk memberikan solusi yang tepat. Inilah yang menjadi dasar pendekatan RMA Indonesia dalam membangun long-term partnership dengan industri pertambangan,” kata Roelof.

Lewat ekosistem yang menggabungkan kendaraan, fleet, modifikasi, rental mobility, hingga layanan aftermarket, RMA Indonesia terus memperluas perannya sebagai mitra untuk mendukung kebutuhan mobilitas dan operasional industri tambang di Indonesia.

Kategori :