Sementara itu, JETOUR T2 i-DM menawarkan pendekatan berbeda lewat konsep Adventure PHEV SUV. Model ini menggabungkan karakter SUV bergaya tangguh dengan teknologi elektrifikasi.
Jantung pacunya mengandalkan mesin ACTECO 1.5 TGDI generasi kelima, baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh, transmisi 3 Speed Dedicated Hybrid Transmission, serta dua motor listrik.
BACA JUGA:Mercedes-Benz Trucks Buka Diler Baru di Mempawah, Apa Saja Fasilitasnya?
Dengan kombinasi tersebut, JETOUR T2 i-DM diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer.
Perbedaan karakter kedua model ini memberi konsumen pilihan sesuai kebutuhan. T1 i-DM lebih mengarah pada mobilitas harian, sedangkan T2 i-DM menawarkan karakter adventure dengan dukungan teknologi plug-in hybrid.
Melihat hasil penjualan September, JETOUR terus memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia melalui lini kendaraan elektrifikasi. Kontribusi besar T1 i-DM dan T2 i-DM juga menjadi sinyal bahwa teknologi PHEV punya peluang untuk semakin dilirik konsumen Tanah Air.