Punya 4 Teknologi Andalan, Ini Keunggulan SUV Listrik Leapmotor C10 yang Menarik Dilirik

Kamis 22-10-2026,15:56 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

OTOMOTIFXTRA.COM -- Leapmotor C10 punya sejumlah bekal untuk bersaing di pasar SUV listrik. Selain modal tampang, mobil ini juga dibekali teknologi yang menunjang performa, efisiensi, dan kenyamanan selama perjalanan.

Ada empat hal yang menjadi andalan Leapmotor C10. Mulai dari teknologi baterai yang terintegrasi dengan sasis, kisi-kisi udara aktif untuk membantu efisiensi aerodinamika, kabin dengan material yang diperhatikan, hingga dashboard bergaya piano yang bikin interior terlihat lebih simpel dan modern.

Menariknya, berbagai teknologi tersebut enggak cuma mengejar kecanggihan, tetapi juga dirancang untuk mendukung kebutuhan berkendara sehari-hari, termasuk saat bepergian bersama keluarga.

Baterai Terintegrasi, Sasis Diklaim Lebih Kaku

Salah satu teknologi andalan Leapmotor C10 adalah Cell-to-Chassis (C2C). Lewat teknologi ini, baterai diintegrasikan langsung ke dalam struktur sasis kendaraan.

Pendekatan tersebut membantu mengoptimalkan pemanfaatan ruang sekaligus mendukung kekakuan struktur mobil. Leapmotor mengklaim C10 memiliki kekakuan torsional sasis hingga 42.500 Nm/derajat.

Bicara performa, SUV listrik ini mengandalkan motor listrik dengan tenaga maksimum 165 kW atau sekitar 224 PS dan torsi 360 Nm.

Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui sistem penggerak Rear-Wheel Drive (RWD). Kombinasi ini dirancang untuk memberikan respons tenaga yang sigap sekaligus menjaga kestabilan mobil saat melaju.

Sementara itu, sumber energinya berasal dari baterai berkapasitas 69,9 kWh. Dalam pengujian menggunakan standar NEDC, Leapmotor C10 diklaim mampu menempuh jarak hingga 503 km dalam sekali pengisian daya.

Jarak tempuh sebenarnya bisa berbeda, tergantung kondisi jalan, kecepatan, gaya berkendara, dan penggunaan fitur kendaraan.


Leapmotor C10 --Leapmotor

BACA JUGA:Bawa B10 dan C10, Leapmotor Perluas Pasar di Jawa Tengah Lewat GIIAS Semarang 2026

Kisi-Kisi Udara Bisa Buka-Tutup Otomatis

Ada juga teknologi Active Grille Shutters yang bertugas mengatur aliran udara di bagian depan mobil.

Cara kerjanya cukup menarik. Kisi-kisi udara bisa membuka dan menutup secara otomatis sesuai kebutuhan pendinginan komponen kendaraan.

Saat tambahan aliran udara belum diperlukan, kisi-kisi akan menutup untuk membantu mengurangi hambatan aerodinamika. Sebaliknya, ketika komponen kendaraan membutuhkan pendinginan lebih optimal, kisi-kisi akan terbuka agar udara bisa mengalir lebih banyak.

Pengaturan tersebut membantu menjaga keseimbangan antara kebutuhan pendinginan dan efisiensi aerodinamika.

Kategori :