Lewat Travel+, JETOUR Ingin Ubah Cara Orang Menikmati Perjalanan dengan Mobil

Kamis 22-10-2026,19:08 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

JETOUR G700 menggabungkan kenyamanan premium dengan kemampuan untuk menghadapi medan off-road. Model ini ditujukan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan nyaman sekaligus mendukung aktivitas petualangan.

Sementara itu, JETOUR T1 dan T2 menawarkan pendekatan yang memadukan kebutuhan mobilitas harian dengan kemampuan menjelajah jalur ringan di luar jalan beraspal.

Bukan cuma mengandalkan kemampuan teknis, JETOUR juga memperhatikan kebutuhan pengguna yang ingin menikmati perjalanan lebih lama di alam terbuka.

Sejumlah perlengkapan pendukung, seperti tenda di atap mobil atau roof tent, kulkas portabel, dan panoramic sunroof, menjadi bagian dari konsep tersebut. Perlengkapan ini memungkinkan kendaraan menunjang aktivitas berkemah, bersantai, hingga menikmati pemandangan selama perjalanan.

JETOUR turut menghadirkan Camping Market dan Starry Night Forum dalam rangkaian acara. Kedua kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana kendaraan bisa menjadi bagian dari pengalaman luar ruang, termasuk aktivitas rekreasi dan interaksi sosial.

BACA JUGA:Ikut Meriahkan IMX 2026, JETOUR Pamer Dua SUV dengan Modifikasi Unik

Travel+ Tak Hanya Soal Mobil, tetapi Juga Pelestarian Alam

Menariknya, konsep Travel+ yang dikembangkan JETOUR tidak berhenti pada teknologi dan produk otomotif. Perusahaan ini juga memasukkan unsur pelestarian lingkungan dan pengenalan budaya ke dalam pendekatan perjalanannya.

Dalam rangkaian Global Technology Experience Day 2026, peserta dijadwalkan mengunjungi Danau Xiazhu di Zhejiang untuk mengenal upaya pelestarian burung ibis jambul atau crested ibis.

Kegiatan yang disiapkan mencakup pembuatan sarang dan pelepasan benih ikan sebagai bagian dari pengenalan terhadap upaya menjaga keseimbangan ekosistem.

JETOUR juga menyebut sejumlah program pelestarian satwa yang didukungnya di berbagai negara. Inisiatif tersebut mencakup pelestarian citah di Afrika, penyu di Malaysia, elang harpy di Panama, serta markhor di Pakistan.

Di luar isu lingkungan, JETOUR membangun hubungan dengan komunitas internasional melalui kemitraan di bidang olahraga dan budaya. Beberapa di antaranya adalah klub sepak bola Colo-Colo di Cile, Federasi Bola Basket Internasional (FIBA), dan Malaysia Marathon.

Berbagai inisiatif itu menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas makna perjalanan, sehingga tidak hanya berorientasi pada destinasi, tetapi juga pengalaman mengenal alam, budaya, dan masyarakat setempat.

BACA JUGA:Jetour T2 i-DM Resmi Dijual di Bandung, Dibanderol Rp696 Juta

JETOUR Ingin Pengalaman Berkendara Lebih Luas

Melalui Global Technology Experience Day 2026, JETOUR memperlihatkan arah pengembangan merek yang menggabungkan teknologi kendaraan, kenyamanan, kemampuan menjelajah, dan aktivitas di luar ruang.

Strategi Travel+ menjadi pendekatan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam. Kendaraan diharapkan tidak hanya mendukung perjalanan sehari-hari, tetapi juga memberikan fleksibilitas ketika pengguna ingin menjelajahi alam atau menikmati waktu bersama keluarga dan komunitas.

Ke depannya, JETOUR berencana terus mengembangkan teknologi, memperluas lini produk, serta menghadirkan aktivitas yang mendukung beragam gaya hidup.

Kategori :