Kantongi 5 Bintang Euro NCAP, Sehebat Apa Sistem Keamanan Hongqi E-HS9?

Rabu 04-11-2026,09:20 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

OTOMOTIFXTRA.COM -- Kemewahan bukan satu-satunya hal yang ditawarkan Hongqi E-HS9. SUV listrik bongsor asal Tiongkok ini juga dibekali sederet teknologi keselamatan. Mulai dari konstruksi bodi, fitur bantuan berkendara, hingga perlindungan baterai.

Hal tersebut sejalan dengan identitas Hongqi yang sudah dibangun sejak berdiri pada 1958. Selama lebih dari enam dekade, merek ini dikenal sebagai kendaraan yang menemani berbagai perjalanan penting para pemimpin dan tamu kenegaraan Tiongkok.

Kini, nilai tersebut dibawa ke pasar Indonesia melalui E-HS9, sebuah SUV listrik berukuran besar dengan konfigurasi enam penumpang.

Di balik tampilan mewahnya, Hongqi memberikan perhatian khusus pada aspek keselamatan. Perlindungan dirancang sejak struktur dasar kendaraan hingga berbagai teknologi yang membantu pengemudi menghadapi kondisi jalan.

BACA JUGA:Hongqi House Mampang Resmi Dibuka, Fasilitasnya Mewah Bikin Betah

Struktur Bodi Pakai Baja Berkekuatan Tinggi

Salah satu andalan Hongqi E-HS9 ada pada konstruksi bodinya. SUV listrik ini menggunakan 9H Ultra-High-Strength Safety Architecture yang dirancang untuk memperkuat area penting kendaraan.

Sekitar 67,7 persen struktur bodinya menggunakan baja berkekuatan tinggi. Bahkan, pada bagian tertentu terdapat material hot-formed steel dengan tingkat kekuatan mencapai 1.800 MPa.

Konstruksi tersebut dirancang untuk menjaga kekuatan kabin sekaligus membantu menyerap dan mendistribusikan energi ketika terjadi benturan.

Perlindungan ini mencakup berbagai skenario kecelakaan, mulai dari tabrakan depan, benturan samping, hingga kondisi kendaraan terguling.

Dilengkapi Fitur Keselamatan Aktif

Selain mengandalkan struktur bodi, Hongqi E-HS9 juga dibekali sejumlah fitur keselamatan aktif untuk membantu pengemudi mengantisipasi potensi bahaya.

Ada Forward Collision Warning (FCW) yang memberikan peringatan ketika sistem mendeteksi risiko tabrakan dengan kendaraan di depan.

Jika diperlukan, Autonomous Emergency Braking (AEB) dapat membantu melakukan pengereman otomatis dalam kondisi tertentu untuk mengurangi risiko maupun dampak benturan.

Fitur lainnya meliputi Blind Spot Detection (BSD) untuk membantu mendeteksi kendaraan di area titik buta, serta Lane Keep Assist (LKA) yang mendukung mobil agar tetap berada di jalurnya.

Kombinasi teknologi tersebut memberikan bantuan tambahan agar pengemudi bisa mengenali potensi bahaya lebih awal dan mengambil tindakan yang diperlukan.

BACA JUGA:Hongqi House Mampang Jadi Gerai Pertama Hongqi di Indonesia, Usung Konsep Hospitality Premium

Baterai 120 kWh Mendapat Perlindungan Khusus

Kategori :