OTOMOTIFXTRA.COM -- Toyota GR Yaris Rally2 tampil menggila sepanjang Kejurnas Sprint Rally 2026. Mobil balap andalan Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) sukses menyapu bersih kemenangan Kelas RC2 di seluruh seri musim ini.
Dominasi tersebut semakin lengkap setelah duet Ryan Nirwan dan navigator Adi Indiarto meraih podium pertama overall pada seri kelima yang berlangsung di Sirkuit POJ City, Semarang, Jawa Tengah, 31 Oktober–1 November 2026.
Hasil ini sekaligus mengukuhkan TGRI sebagai tim yang belum terkalahkan di Kelas RC2 sepanjang musim 2026.
Bukan cuma itu, pencapaian tersebut juga membantu Toyota mempertahankan gelar Juara Nasional Rally dan Sprint Rally secara beruntun pada 2025 dan 2026.
BACA JUGA:Ryan Nirwan Antar TGRI Kunci Gelar Juara Nasional Rally 2026
Tetap Kencang Meski Lintasan Diguyur Hujan
Musim 2026 menjadi tantangan tersendiri karena Kejurnas Sprint Rally mulai menerapkan format baru sesuai standar FIA WRC. Kelas RC2 pun diisi mobil-mobil dengan spesifikasi Rally2 yang memiliki performa tinggi.
Meski persaingan semakin ketat, GR Yaris Rally2 mampu menunjukkan konsistensi sejak seri pertama hingga putaran pamungkas.
Ryan Nirwan dan Adi Indiarto sebenarnya sudah mengunci gelar juara umum pada seri keempat di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, akhir September lalu. Namun, keduanya tetap membidik satu target tambahan, yakni menyapu bersih kemenangan Kelas RC2 di seluruh seri.
Target tersebut langsung terlihat sejak sesi shakedown di Semarang, Jumat (30/10).
Musim 2026 menjadi tantangan tersendiri karena Kejurnas Sprint Rally mulai menerapkan format baru sesuai standar FIA WRC--TAM
Pada Special Stage (SS) 1, Sabtu (31/10), GR Yaris Rally2 berhasil mencatatkan waktu tercepat 3 menit 37,7 detik. Persaingan berlangsung ketat karena pereli di posisi kedua hanya tertinggal 0,2 detik, sedangkan posisi ketiga terpaut 1,2 detik.
Tantangan lebih berat datang pada SS2. Hujan deras membuat permukaan lintasan berubah basah dan licin. Kondisi tersebut menuntut Ryan dan Adi menjaga ritme agar mobil tetap bisa melaju kencang tanpa kehilangan kendali.
Hasilnya, mereka kembali menjadi yang tercepat di Kelas RC2 dengan waktu 4 menit 28,7 detik. Catatan tersebut unggul hingga 19 detik dari pesaing terdekat.
Memasuki hari terakhir, Minggu (1/11), tim engineer TGRI melakukan penyempurnaan setelan mobil berdasarkan data dari dua special stage sebelumnya.