Jika menggunakan perhitungan WLTP, jarak tersebut setara sekitar 1.400 km.
Untuk mendukung kemampuan tersebut, Chery memasang baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 19,527 kWh.
Baterai ini diklaim mampu membawa mobil melaju sejauh 116 km dalam mode listrik murni.
Sel baterai dipasok oleh Anhui Deye Energy Technology, sementara proses perakitan paket baterainya ditangani Wuhu Qida Power Battery System yang merupakan anak perusahaan Chery.
Kedua varian Arrizo 7 juga memiliki kecepatan maksimal yang sama, yakni 180 km/jam.
BACA JUGA:Resmi Debut Global, Chery Pamerkan All-New TIGGO 7 dan TIGGO X7 di Tiongkok
Desain Sporty, Kabin Sudah Pakai Layar Digital
Beralih ke tampilan, Chery Arrizo 7 masih mempertahankan karakter desain dari konsep Arrizo S.
Bagian depan terlihat agresif berkat penggunaan gril heksagonal berukuran besar dan lampu utama dengan sudut tajam.
Siluet sampingnya mengusung gaya fastback dengan garis atap melandai ke belakang. Sementara spoiler belakang dibuat menyatu dengan desain bodi.
Secara dimensi, sedan ini memiliki panjang 4.739 mm, lebar 1.850 mm, dan jarak sumbu roda 2.770 mm.
Tinggi versi bensin mencapai 1.491 mm dengan bobot 1.350 kg. Adapun varian hybrid sedikit lebih tinggi, yakni 1.498 mm, dengan bobot mencapai 1.598 kg.
Masuk ke interior, Chery Arrizo 7 dibekali layar infotainment di tengah dasbor dan panel instrumen digital terpisah.
BACA JUGA:Chery Luncurkan Mobil Listrik Baru di IIMS Garage Balikpapan 2026
Menariknya, tuas transmisi ditempatkan di kolom kemudi, sementara sejumlah tombol fisik tetap dipertahankan di konsol tengah.
Chery sebelumnya menyebut Arrizo 7 sebagai sedan yang disiapkan untuk pasar global. Pengembangannya diklaim sudah mempertimbangkan kebutuhan konsumen di lebih dari 70 negara
Namun, hingga kini Chery belum mengumumkan harga resmi, spesifikasi lengkap, maupun jadwal pemasaran untuk pasar ekspor.