Awas, Bikin Transmisi Jebol! Hindari 8 Kebiasaan Sepele Ini Saat Bawa Mobil Matic
Hindari 8 kebiasaan sepele penyebab transmisi matic cepat rusak. Cek cara aman berkendara agar mobil matic tetap awet berikut ini--Istimewa
Usahakan menginjak pedal gas secara halus dan bertahap. Selain bikin karakter berkendara lebih halus dan efisien bahan bakar, komponen transmisi juga jadi lebih awet.
6. Malas Ganti Oli Transmisi Matic
Oli matic enggak cuma berfungsi melumasi, tapi juga menyalurkan tekanan hidraulis buat memindahkan tenaga. Kalau kondisinya sudah jelek atau volumenya berkurang, kinerja transmisi pasti bakal kacau.
Ingat, patuhi interval penggantian dan spesifikasi oli yang tertera di buku manual. Jangan tergiur beli oli murah yang spesifikasinya enggak sesuai rekomendasi pabrikan!
7. Bawa Muatan Overload
Membawa barang atau penumpang melebihi kapasitas standar otomatis bikin mesin dan transmisi bekerja ekstra keras, terutama saat ketemu tanjakan atau dipakai jalan jauh. Selalu perhatikan batas muatan ideal mobil Sobat demi menjaga keawetan komponen transmisi, rem, hingga ban.
BACA JUGA:Mobil Susah Distarter Pagi Hari? Jangan Panik, Cek Bagian Ini Dulu
8. Cuek Sama Gejala Awal Kerusakan
Terasa ada hentakan keras (jerk), perpindahan gigi ketahan (delay), suara mendengung, atau indikator transmisi mendadak menyala, Jangan dianggap angin lalu.
Semakin cepat diperiksa ke bengkel, makin besar peluang Sobat terhindar dari kerusakan fatal yang biayanya bisa tembus puluhan juta rupiah.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
