DFSK Sebut PHEV Jadi Solusi Mobilitas Paling Masuk Akal di Indonesia, Ini Alasannya
DFSK bersama EVSafe Indonesia menggelar talkshow bertajuk "The Next Drive: Why PHEV?" di ajang GIIAS 2026, Selasa (4/8)--Dok Otomotifxtra/Alvin
BACA JUGA:Belum Resmi Launching, DFSK E5 Plus Sudah Kantongi 1.100 Pre-booking
Keamanan Baterai Tak Luput dari Perhatian
Selain performa, DFSK juga menaruh perhatian besar terhadap aspek keselamatan baterai.
DFSK E5 Plus menggunakan baterai berkapasitas 25 kWh, salah satu yang terbesar di segmen PHEV. Baterai tersebut telah melewati berbagai pengujian keselamatan dan ketahanan sebelum dipasarkan.
Ichsan Aria Putra menjelaskan, seluruh baterai pada DFSK E5 Plus telah melalui proses validasi yang ketat agar tetap aman digunakan dalam berbagai kondisi jalan maupun iklim di Indonesia.
Tak hanya itu, kendaraan ini juga dibekali Battery Management System (BMS) yang bertugas menjaga kondisi baterai tetap optimal.
"Sistem Battery Management System (BMS) kami juga dirancang untuk menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang dengan mengoptimalkan proses pengisian, penggunaan, hingga perlindungan terhadap berbagai kondisi operasional, sehingga konsumen dapat memiliki rasa aman dan percaya diri dalam setiap perjalanan," ujar Ichsan Aria Putra.
BACA JUGA:Mengenal Lebih Dekat DFSK E5 Plus, SUV PHEV Canggih dengan Jarak Tempuh 1.400 Km
Antusiasme Konsumen Terus Meningkat
Talkshow tersebut digelar di tengah tingginya perhatian masyarakat terhadap DFSK E5 Plus sejak pertama kali diperkenalkan pada GIIAS 2026.
Respon positif tersebut menunjukkan semakin banyak konsumen yang mulai menerima teknologi PHEV sebagai pilihan kendaraan masa depan.
Bagi DFSK, PHEV bukan hanya menjadi solusi menuju era elektrifikasi, tetapi juga menawarkan kombinasi efisiensi, kenyamanan, dan kebebasan berkendara yang sesuai dengan kebutuhan pengguna di Indonesia.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
