Bukan Main! Dua Perwakilan WMS Sukses Sabet Podium di AHSRIC 2026

Bukan Main! Dua Perwakilan WMS Sukses Sabet Podium di AHSRIC 2026

Dua wakil WMS sukses naik podium di AHSRIC 2026. Resty juara dua Instructor AT Class dan Muhammad Alfan meraih juara pertama Dealer Advisor--WMS

Jumlah tersebut terdiri dari 120 instruktur safety riding, 2.690 advisor safety riding dari jaringan dealer Honda, serta 916 advisor dari komunitas Honda.

Setelah melewati proses seleksi yang cukup panjang, sebanyak 209 peserta terbaik akhirnya melaju ke kompetisi tingkat nasional.

Pada penyelenggaraan tahun ini, terdapat sembilan kategori yang dipertandingkan. Di antaranya Instructor Big Bike Class, Instructor Sport Class, Instructor AT Class, Dealer Advisor, Community Advisor Sport, Community Advisor AT, Grup Instruktur Main Dealer Honda, Grup Safety Riding Center Main Dealer Honda, serta Safety Riding Innovation.

Banyaknya kategori tersebut menunjukkan luasnya peran instruktur dan advisor dalam menyebarkan edukasi keselamatan berkendara kepada dealer, komunitas, hingga masyarakat umum.

BACA JUGA:WMS Gelar Safety Riding Kontes Regional 2026, Siapkan 10 Wakil ke Tingkat Nasional

Perjalanan Wakil WMS Sebelum Bersaing ke Tingkat Nasional

Sebelum berlaga di tingkat nasional, para peserta dari wilayah WMS harus lebih dulu melewati seleksi regional.

Tahap awal tersebut diikuti 60 peserta. Setelah proses verifikasi dan penyaringan, sebanyak 38 peserta dinyatakan siap untuk mengikuti kompetisi, terdiri dari 19 peserta kategori Dealer dan 19 peserta kategori Community.

Peserta kemudian menghadapi ujian teori dan praktik yang cukup menguras kemampuan.

Pada sesi teori, mereka harus menjawab 50 soal dalam waktu hanya 30 menit. Materi tersebut dirancang untuk menguji sejauh mana pemahaman peserta mengenai keselamatan berkendara.

Setelah itu, peserta masuk ke sesi praktik. Di sini kemampuan mereka benar-benar diuji melalui materi braking, balancing, dan slalom course.

Pada materi balancing, peserta menghadapi tantangan Narrow Plank dan Low Speed Balance. Dua materi ini membutuhkan kontrol kendaraan, keseimbangan, sekaligus konsentrasi tinggi.

Sedangkan Slalom Course menguji kemampuan peserta dalam bermanuver dengan tetap menjaga kontrol dan fokus selama melewati lintasan.

BACA JUGA:Dorong Kompetensi Siswa, WMS Gelar Program Astra Honda Berbagi Ilmu di SMKN 5 Kabupaten Tangerang

Yang bikin makin menantang, tingkat kesulitan seleksi regional tahun ini juga ditingkatkan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Jadi, bukan cuma soal bisa mengendarai motor dengan benar. Peserta juga dituntut punya teknik, handling, keseimbangan, konsistensi, dan kemampuan mengambil keputusan saat berada di lintasan.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya