Sering Bikin Panik di Jalan, Ini Biang Kerok yang Bikin Mobil Bekas Mendadak Mogok

Sering Bikin Panik di Jalan, Ini Biang Kerok yang Bikin Mobil Bekas Mendadak Mogok

Illustrasi Mobil Mogok--Bateriku.id

Biasanya mobil akan menunjukkan beberapa gejala terlebih dahulu. Mesin terasa brebet, sulit dinyalakan, tenaga berkurang, atau mobil tiba-tiba mati setelah digunakan beberapa saat.

Pada mobil bekas dengan usia cukup tinggi, kondisi fuel pump sebaiknya ikut diperiksa, terutama kalau mobil pernah mengalami masalah suplai bahan bakar.

BACA JUGA:Untuk Kedua Kalinya! New Veloz Hybrid EV Kembali Dinobatkan Sebagai Car of The Year 2026

Sensor dan Sistem Pengapian 

Mobil modern mengandalkan banyak sensor untuk mengatur kerja mesin. Ketika sensor tertentu mengalami gangguan, ECU bisa menerima informasi yang tidak sesuai.

Selain sensor, sistem pengapian seperti busi, kabel busi pada kendaraan tertentu, dan ignition coil juga punya peran penting.

Gangguan pada komponen tersebut bisa membuat pembakaran tidak sempurna. Gejalanya antara lain mesin brebet, putaran mesin tidak stabil, tenaga menurun, hingga mesin mati.

Jangan Lupa Cek Sistem Pendinginan

Overheat juga bisa menjadi penyebab mobil berhenti mendadak. Kondisi ini biasanya berkaitan dengan sistem pendinginan yang tidak bekerja optimal.

Air radiator atau coolant yang kurang, radiator bermasalah, kipas radiator tidak bekerja, sampai thermostat yang mengalami gangguan dapat membuat suhu mesin meningkat.

Sobat sebaiknya tidak memaksakan mobil terus berjalan ketika indikator temperatur menunjukkan suhu terlalu tinggi. Memaksa mesin bekerja dalam kondisi overheat justru bisa menyebabkan kerusakan yang lebih serius.

BACA JUGA:GIIAS 2026: Penjualan Motor Honda Nyaris Tembus 600 Unit, Matic Masih Mendominasi

Rajin Cek Sebelum Mobil Dipakai

Mobil bekas bukan berarti pasti gampang mogok. Kuncinya ada pada kondisi kendaraan dan bagaimana pemilik sebelumnya melakukan perawatan.

Sebelum membeli, Sobat sebaiknya melakukan pemeriksaan menyeluruh, terutama pada aki, alternator, sistem bahan bakar, sistem pengapian, sensor, serta sistem pendinginan.

Setelah mobil berada di tangan Sobat, lakukan servis secara berkala dan jangan menunggu komponen rusak total.

Dengan pemeriksaan rutin, risiko mobil bekas mendadak mogok di jalan bisa ditekan. Jadi, daripada panik ketika mobil tiba-tiba mati, lebih baik kenali gejalanya sejak awal dan bereskan sebelum masalah menjadi lebih besar.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya