Mengenal Fitur V2L di Mobil Listrik, Bisa Sulap Baterai Mobil Jadi Sumber Listrik di Rumah
DFSK E5 Plus, salah satu SUV PHEV yang punya fitur Vehicle-to-Load (V2L)--DFSK
Konsepnya mirip power station berkapasitas besar, hanya saja sumber energinya berasal dari baterai mobil listrik.
Bisa Dipakai Saat Listrik Rumah Padam?
Mobil listrik yang sudah dibekali V2L berpotensi menjadi sumber listrik cadangan ketika terjadi pemadaman.
Misalnya, Sobat sedang mengalami mati listrik di rumah. Selama daya perangkat yang digunakan masih berada dalam kemampuan V2L mobil, beberapa peralatan penting tetap bisa dinyalakan.
Lampu, router internet, televisi, laptop, kipas angin, atau perangkat elektronik berdaya rendah lainnya bisa menjadi contoh penggunaannya.
Namun, V2L tidak otomatis berarti seluruh rumah bisa langsung dialiri listrik.
Penggunaan untuk instalasi rumah membutuhkan perangkat dan sistem kelistrikan yang sesuai. Jangan asal menghubungkan output mobil ke stopkontak rumah karena berisiko menimbulkan masalah pada sistem kelistrikan.
BACA JUGA:Yamaha Youth Community Rayakan Kemerdekaan Lewat Aksi Sosial di 3 Kota
Bukan Cuma untuk di Rumah
Kegunaan V2L sebenarnya cukup luas. Fitur ini juga bisa dimanfaatkan ketika Sobat sedang bepergian ke lokasi yang minim sumber listrik. Misalnya saat camping, kegiatan outdoor, acara komunitas, atau kondisi darurat.
Perangkat seperti lampu tambahan, speaker, laptop, kamera, hingga peralatan kerja tertentu bisa mendapatkan pasokan listrik dari mobil.
Buat pengguna yang sering melakukan aktivitas outdoor, keberadaan V2L jelas bisa menjadi nilai tambah.
Mobil jadi punya fungsi ekstra tanpa perlu membawa generator bensin berukuran besar.
Apa Perbedaan V2L dengan V2H dan V2G?
Sobat juga perlu tahu bahwa V2L bukan satu-satunya teknologi yang memanfaatkan energi baterai kendaraan.
Ada pula istilah Vehicle-to-Home atau V2H. Teknologi ini dirancang untuk menyalurkan energi dari baterai kendaraan ke sistem kelistrikan rumah dengan integrasi yang lebih khusus.
Sementara Vehicle-to-Grid atau V2G memungkinkan energi dari baterai kendaraan disalurkan kembali ke jaringan listrik.
Jadi, meski sama-sama menggunakan baterai mobil sebagai sumber energi, fungsi dan sistem ketiganya berbeda.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
