Awas Jalan Licin Gegara Abu Vulkanik, Sobat Wajib Tahu 6 Tips Berkendara Ini
Selain bisa mengurangi jarak pandang, abu vulkanik juga dapat membuat permukaan jalan menjadi lebih licin.--WMS
3. Kurangi Kecepatan
Jangan samakan cara berkendara di jalan berabu dengan kondisi jalan normal.
Lapisan abu bisa mengurangi daya cengkeram ban sehingga motor lebih mudah kehilangan traksi. Dengan mengurangi kecepatan, Bradsis punya waktu lebih banyak untuk membaca kondisi jalan sekaligus mengontrol motor.
4. Perlebar Jarak dengan Kendaraan di Depan
Jarak aman sebaiknya ditambah ketika kondisi jalan mulai tertutup abu.
Tujuannya sederhana, yakni memberikan ruang lebih panjang untuk melakukan perlambatan jika kendaraan di depan tiba-tiba berhenti atau terjadi perubahan situasi.
BACA JUGA:Wahana Honda Ajak Pengendara Stop Main Gadget di Jalan, Jangan Sampai Keselamatan Jadi Taruhan
5. Hindari Rem dan Manuver Mendadak
Permukaan jalan yang terkena abu bisa menjadi lebih licin. Karena itu, hindari pengereman keras maupun gerakan setang secara tiba-tiba.
Lakukan pengereman secara bertahap dan manuver dengan halus supaya keseimbangan motor tetap terjaga.
6. Jangan Dipaksakan Kalau Pandangan Sudah Terganggu
Ini yang paling penting. Kalau abu vulkanik semakin tebal sampai membuat jarak pandang terganggu, jangan memaksakan perjalanan.
Segera kurangi kecepatan dan cari tempat aman untuk berhenti. Bila memungkinkan, berteduh di area tertutup sampai kondisi lingkungan kembali lebih aman.
“Pada kondisi seperti baru-baru ini pengendara harus mampu mengambil keputusan yang tepat. Apalagi paparan abu vulkanik yang terbawa angina begitu pekat, jangan terburu-buru serta jangan memaksakan perjalanan jika tidak memungkinkan. Mari jaga diri, jaga sesama, karena keselamatan di jalan juga berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan lain,” pesan Agus Sani.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
