GAC Makin Serius Garap Mobil Listrik, Wind Tunnel Canggihnya Dapat Pengakuan TUV SUD
GAC Wind Tunnel Laboratory resmi mendapat kualifikasi EU WLTP dari TÜV SÜD, memperkuat riset dan pengujian mobil listrik untuk pasar global.--GAC Indonesia
Kombinasi perangkat tersebut memungkinkan tim R&D GAC menguji berbagai karakteristik kendaraan secara lebih terkontrol, termasuk hambatan udara, hambatan gulir, dan sistem penggerak.
Sejak beroperasi pada Mei 2024, fasilitas ini telah digunakan untuk menguji sejumlah kendaraan produksi maupun model yang masih dalam tahap pengembangan.
Beberapa di antaranya adalah AION i60, AION N60, HYPTEC HL, HYPTEC A800, dan HYPTEC S600.
BACA JUGA:Booth GAC Indonesia di GIIAS Bandung 2026 Dapat Kunjungan Pemprov Jabar
Menariknya, GAC menyebut setiap penurunan 0,01 pada koefisien hambatan udara atau drag coefficient berpotensi meningkatkan jarak tempuh kendaraan sekitar 5-10 kilometer, tergantung kondisi serta konfigurasi kendaraan.
Jadi, urusan aerodinamika bukan sekadar soal desain bodi yang terlihat keren. Pada mobil listrik, bentuk bodi juga punya hubungan langsung dengan efisiensi energi dan potensi jarak tempuh.
“Sertifikat ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kapabilitas teknis dan tingkat manajemen GAC Wind Tunnel Laboratory, tetapi juga menjadi bukti dari kerja sama erat kami dengan TÜV SÜD," ujar Chen Long, Director of the Test and Verification Department of GAC Group's Vehicle Development Research Institute.
"Pengakuan ini akan memberikan dukungan kuat terhadap pengembangan riset dan pengembangan mandiri GAC serta ekspansi global dari berbagai brand GAC,” jelasnya.
Kapabilitas ini nantinya dapat mendukung pengembangan kendaraan dari berbagai lini GAC, mulai dari GAC Trumpchi, GAC AION, hingga GAC HYPTEC.
BACA JUGA:Booth GAC Indonesia di GIIAS Bandung 2026 Dapat Kunjungan Pemprov Jabar
Bagi GAC Indonesia, penguatan fasilitas R&D tersebut menjadi bagian dari fondasi teknologi global yang dibawa ke pasar Tanah Air.
“Bagi kami di Indonesia, pencapaian ini menunjukkan bahwa produk-produk GAC dikembangkan dengan dukungan kapabilitas riset dan pengujian yang terus berkembang di tingkat global," ujar Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.
"Hal ini menjadi fondasi penting bagi GAC dalam menghadirkan kendaraan dengan teknologi, kualitas, dan efisiensi yang dapat memberikan kepercayaan serta kenyamanan bagi konsumen Indonesia," imbuhnya.
Saat ini, GAC Indonesia sendiri memiliki sejumlah model kendaraan listrik seperti AION V, AION UT, dan HYPTEC HT.
Dengan pengembangan yang didukung fasilitas pengujian berstandar global, GAC berupaya menghadirkan kendaraan yang tidak cuma mengandalkan fitur dan teknologi, tetapi juga efisiensi, kenyamanan, serta kualitas.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
