Telat Ganti Oli Mobil Ternyata Bisa Merembet ke Banyak Komponen, Jangan Tunggu Sampai Mesin Jebol
Masalahnya, oli yang sudah lama digunakan akan bercampur dengan kotoran dan residu hasil pembakaran. Seiring waktu, kemampuan oli untuk melumasi komponen juga bisa menurun--Dok
Sobat, menentukan waktu ganti oli jangan hanya melihat angka kilometer di odometer.
Usia oli juga perlu diperhatikan. Mobil yang jarang dipakai bukan berarti oli di dalam mesin bisa dibiarkan tanpa batas waktu.
Karena itu, interval penggantian sebaiknya mengikuti buku manual kendaraan atau rekomendasi pabrikan.
BACA JUGA:Geely Galaxy TT Resmi Meluncur, Speknya Bikin Melongo
Jangan asal menyamakan jadwal ganti oli dengan mobil lain. Spesifikasi mesin, jenis oli, kondisi lalu lintas, pola penggunaan, hingga lingkungan berkendara bisa memengaruhi interval perawatan.
Mobil yang sering digunakan untuk perjalanan pendek, menghadapi kemacetan, atau bekerja dalam kondisi berat juga bisa memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda.
Intinya, Sobat tidak perlu menunggu mesin terasa bermasalah untuk melakukan perawatan.
Ganti oli tepat waktu jauh lebih sederhana dan murah dibandingkan harus memperbaiki komponen internal mesin yang sudah telanjur aus.
Perawatan rutin mungkin terlihat sepele, tetapi justru dari langkah kecil inilah kondisi mesin bisa tetap terjaga dan risiko biaya perbaikan besar dapat ditekan.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
