Jangan Asal Banting Setir, Begini Trik Parkir Mobil di Celah Sempit Biar Nggak Bikin Panik

Jangan Asal Banting Setir, Begini Trik Parkir Mobil di Celah Sempit Biar Nggak Bikin Panik

Saat ini, sejumlah mobil juga sudah dibekali fitur yang bisa membantu pengemudi membaca kondisi di sekitar kendaraan--Suzuki

OTOMOTIFXTRA.COM -- Parkir mobil di ruang terbatas memang bisa bikin pengemudi lebih waspada. Apalagi kalau harus masuk ke posisi parkir paralel atau ruangnya mepet dengan kendaraan lain.

Kalau asal putar setir, posisi mobil justru bisa makin sulit dikoreksi. Karena itu, pengemudi perlu memahami posisi kendaraan sekaligus melakukan manuver secara perlahan.

Saat ini, sejumlah mobil juga sudah dibekali fitur yang bisa membantu pengemudi membaca kondisi di sekitar kendaraan. Suzuki, misalnya, menyematkan Rear Parking Sensor dan 360° View Camera pada Suzuki XL7 New Alpha Hybrid.

Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi, menjelaskan kalau parkir di tempat sulit sebenarnya bisa dilakukan lebih mudah jika pengemudi memahami posisi kendaraan dan tidak terburu-buru saat bermanuver.

"Jangan terburu-buru memutar kemudi atau mengandalkan satu sudut pandang saja. Manfaatkan spion, amati kondisi sekitar secara langsung, serta gunakan fitur pendukung kendaraan sebagai tambahan informasi saat bermanuver,” ungkapnya.

BACA JUGA:Penjualan Suzuki di Jawa Barat Tumbuh 25 Persen, New Carry Jadi Model Terlaris

Lantas, bagaimana cara parkir mobil di ruang sempit agar lebih mudah? Berikut langkah-langkahnya.

1. Cari Posisi Awal yang Tepat

Sebelum mulai parkir, pastikan ruang yang tersedia memang cukup untuk ukuran mobil. Jangan hanya melihat celah dari satu sisi, tetapi perhatikan juga ruang gerak kendaraan ketika mulai berbelok.

Posisi awal mobil juga menentukan keberhasilan manuver. Jika terlalu dekat atau malah terlalu jauh dari kendaraan di samping, sudut masuk ke area parkir bisa menjadi kurang ideal.

Sebelum mundur, cek spion kanan dan kiri serta kondisi sekitar. Pastikan tidak ada kendaraan, orang, atau benda lain yang berada di jalur manuver.

2. Mundur Pelan-Pelan Sambil Atur Setir

Setelah posisi awal dirasa pas, mulai mundurkan kendaraan secara perlahan. Jangan langsung memutar kemudi secara penuh karena posisi mobil masih perlu terus dipantau.

Gunakan kendaraan di sebelah, garis marka parkir, atau tepi jalan sebagai patokan. Sambil mundur, perhatikan perubahan posisi bodi mobil akibat putaran setir.

Lampu sein juga sebaiknya digunakan untuk memberikan tanda kepada pengguna jalan lain, terutama ketika parkir dilakukan di area yang masih dilalui kendaraan.

Kuncinya sederhana: jangan terburu-buru. Kecepatan rendah memberi pengemudi lebih banyak waktu untuk melakukan koreksi.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya