Geely-NIO Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Jaringan Charging dan Battery Swapping Bakal Diperluas

Geely-NIO Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Jaringan Charging dan Battery Swapping Bakal Diperluas

Geely dan NIO memperkuat kerja sama kendaraan listrik lewat integrasi battery swapping, charging, teknologi, standar, dan investasi infrastruktur.--Geely Auto Indonesia

OTOMOTIFXTRA.COM -- Geely Holding Group Co., Ltd. (ZGH) dan NIO Holding Co., Ltd. (NIO) resmi memperkuat kerja sama di sektor kendaraan listrik dengan mengembangkan jaringan battery swapping dan pengisian daya yang lebih terintegrasi.

Kemitraan ini merupakan kelanjutan kerja sama kedua perusahaan sejak 2023. Fokusnya mencakup pengembangan teknologi dan standar bersama, integrasi jaringan serta layanan, hingga investasi di sektor infrastruktur energi kendaraan listrik.

Dalam kesepakatan terbaru, ZGH akan berinvestasi di NIO Power melalui pengalihan seluruh kepemilikannya di Yiyi Internet Technology Co., Ltd. (Yiyi Power).

Selain pengalihan saham tersebut, Geely juga menyiapkan investasi tunai sebesar RMB 640 juta.

Setelah transaksi rampung, ZGH akan memiliki 30 persen saham NIO Power.

BACA JUGA:Hadir Perdana di GIIAS Semarang 2026, Geely Pamer Line Up Unggulan dan Tebar Ragam Promo Spesial

Battery Swapping Jadi Fokus Utama

NIO Power nantinya akan mengoptimalkan jaringan battery swapping untuk mendukung kebutuhan armada komersial dan pengembangan bisnis mobilitas komersial Yiyi Power.

Kedua perusahaan juga bakal mengembangkan teknologi serta standar battery swapping yang dapat digunakan pada kendaraan penumpang.

Geely Holding Group akan menyiapkan model kendaraan penumpang yang mendukung teknologi battery swapping. Sementara NIO Power akan menyediakan layanan penukaran baterainya.

Kolaborasi ini diharapkan bisa memperluas pilihan pengguna kendaraan listrik, terutama dalam mendapatkan akses energi yang lebih praktis dan efisien.

CEO Zhejiang Geely Holding Group, Andy An Conghui, mengatakan pengembangan industri otomotif tidak cukup hanya mengandalkan skala.

“Pengembangan industri otomotif yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh skala. Industri membutuhkan rantai pasok yang lebih andal, kualitas dan efisiensi yang lebih tinggi, serta pengembangan yang lebih aman, ramah lingkungan, dan kolaboratif," katanya.

"Jaringan pengisian daya adalah infrastruktur publik yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Karena itu, jaringan ini perlu dibangun bersama, digunakan secara terbuka, dan terhubung antarsistem agar dapat memberikan nilai lebih besar bagi pengguna,” sambung Andy An Conghui.

BACA JUGA:Geely Dynamic Jogja Resmi Dibuka, Jadi Diler Pertama Geely di Yogyakarta

NIO Investasi di Perusahaan Energi Geely

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya