JAKARTA, OTOMOTIFXTRA.COM -- Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika kembali menjadi saksi bisu adu ketahanan fisik dan mesin.
Dalam ajang Pertamina 6 Hours Endurance yang digelar Minggu (1/2/2026), tim Razaiq Motorsport berhasil keluar sebagai juara umum (overall) meski sempat terganjal penalti.
Balapan yang berlangsung selama enam jam ini membuktikan bahwa di Mandalika, kecepatan saja tidak cukup. Dibutuhkan konsistensi dan manajemen konflik yang matang untuk mencapai garis finis.
Dominasi Razaiq Motorsport di Kelas ITCR 1200
Mengandalkan Honda Brio bernomor 777, Razaiq Motorsport tampil dominan sejak bendera start dikibarkan.
Tim Razaiq Motorsport --MGPA
BACA JUGA:Pakai Toyota Agya GR, Daffa AB Bakal Ikut Balap Ketahanan 6 Jam di Sirkuit Mandalika
Tim yang digawangi Rizky Rafi Thamrin, Junus Danuarjo, serta dua pembalap Malaysia, Hayden Haikal dan Bradley B. Anthony ini sukses melahap 166 lap dengan catatan waktu total 6 jam 3 menit 13,796 detik.
Ya, meskipun mereka sempat dijatuhi penalti 60 detik akibat tindakan yang dianggap kurang sportif (unsportsmanlike conduct).
Namun, berkat keunggulan performa mobil dan jarak yang cukup jauh dari rival, posisi mereka tetap tak tergoyahkan hingga bendera finis berkibar.
Sementara posisi kedua dihuni oleh Cargloss Racing Team yang diperkuat oleh Haridarma Manoppo, Amato Rudolph, dan Jordan Johan terus memberikan tekanan.
Memacu Toyota Agya bernomor 77, tim ini mencatatkan 165 lap, hanya terpaut satu putaran dari Razaiq Motorsport.
Meski sempat terkendala penalti administratif terkait prosedur pit stop dan pergantian pembalap, konsistensi tim Cargloss tetap membuat mereka mampu mengamankan podium kedua di tengah persaingan yang sangat sengit.
Melengkapi posisi tiga besar, Banteng Motorsport yang mengandalkan trio pembalap David Djaja, Davino Satria, dan Rayhan Tania menunjukkan performa solid dengan total 164 lap.