Toyota Indonesia Kuasai 58 Persen Ekspor Otomotif Nasional Sepanjang 2025

Toyota Indonesia Kuasai 58 Persen Ekspor Otomotif Nasional Sepanjang 2025

Toyota Indonesia sukses ekspor hampir 300 ribu unit kendaraan sepanjang 2025 ke pasar global--Toyota Indonesia

JAKARTA, OTOMOTIFXTRA.COM -- Laju ekspor otomotif nasional sepanjang tahun 2025 menorehkan catatan gemilang, di mana PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) tampil sebagai motor penggerak utamanya.

Perusahaan otomotif raksasa ini berhasil mengapalkan hampir 300 ribu unit kendaraan dalam kondisi rakitan utuh atau Completely Built Up (CBU) ke pasar global.

Dengan angka pasti mencapai 298.457 unit, Toyota nyaris menyentuh target ambisius yang ditetapkan di awal tahun.

Pencapaian ini semakin mocer karena volume tersebut menyumbang sekitar 58 persen dari total ekspor kendaraan roda empat nasional, mengukuhkan posisi Toyota sebagai pemain kunci sekaligus penyumbang devisa terbesar di sektor ini.

BACA JUGA:Toyota Corolla Generasi Terbaru Dirumorkan Jadi Full EV, Ini Bocoran Wujudnya

Menariknya, peta kekuatan ekspor Toyota kini tidak lagi hanya terpaku pada pasar tradisional seperti Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Jangkauan produk buatan lokal ini semakin meluas hingga ke Amerika Latin dan Australia.

Khusus untuk Negeri Kanguru, terbukanya pasar mereka terhadap kendaraan listrik menjadi angin segar bagi industri dalam negeri.

Perluasan jangkauan ini bukan sekadar soal angka, melainkan cerminan dari meningkatnya level kepercayaan dunia terhadap kualitas produk otomotif yang lahir dari tangan terampil tenaga kerja Indonesia.

BACA JUGA:Pakai Toyota Agya GR, Daffa AB Bakal Ikut Balap Ketahanan 6 Jam di Sirkuit Mandalika

Selain itu, perubahan tren global menuju kendaraan ramah lingkungan juga mulai mewarnai struktur ekspor Toyota.

Jika selama ini model konvensional seperti Fortuner dan Veloz tetap menjadi penopang volume, kini kendaraan berteknologi hybrid mulai mencuri panggung.

Model andalan seperti Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid yang diproduksi secara lokal diproyeksikan menjadi ujung tombak baru di pasar internasional.

Kehadiran varian hybrid ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia siap bersaing dalam transisi energi hijau di level global.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya